Home / Internasional / Peristiwa

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:37 WIB

Kemlu RI Tangani WNI yang Meninggal Terjebak di Gurun Panas

mm Redaksi

Foto : Gedung Pancasila Kementrian Luar Negeri Indonesia

Foto : Gedung Pancasila Kementrian Luar Negeri Indonesia

Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah tengah menangani kasus meninggalnya seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial SM yang ditemukan di kawasan gurun Jumum, Arab Saudi.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kemlu RI, Judha Nugraha, mengonfirmasi bahwa berdasarkan koordinasi dengan pihak Kepolisian Jumum, Mekkah, almarhum ditemukan meninggal dunia pada Jumat (27/5) dalam kondisi dehidrasi berat. “Almarhum ditemukan dalam kondisi dehidrasi,” kata Judha dalam keterangannya, Minggu (1/6).

Baca Juga :  Wamenlu RI Tekankan Tiga Poin Utama Saat Pidato Sesi Pembuka Budget FFM

Sebelum kejadian, almarhum SM diketahui tengah bersama 10 orang rekannya ketika mereka terkena razia aparat keamanan dan diarahkan menuju Jeddah. Namun, SM bersama dua WNI lainnya memilih untuk kembali memasuki Mekkah melalui jalur gurun dengan menggunakan taksi. “Karena melihat patroli polisi, sopir taksi memaksa mereka turun di tengah gurun,” lanjut Judha menjelaskan.

Baca Juga :  Quick Respon Personel Brimob Berhasil Padamkan Kebakaran

Akibat kejadian tersebut, SM ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, sementara dua WNI lainnya saat ini masih menjalani perawatan medis.

Jenazah SM kini berada di Rumah Sakit Forensik Mekah untuk proses visum lebih lanjut.

Kemlu dan KJRI Jeddah telah menghubungi pihak keluarga di Indonesia guna menyampaikan kabar duka serta menjelaskan proses penanganan jenazah yang sedang berlangsung.

Baca Juga :  Dubes Hermono Apresiasi Kades di Aceh Singkil Cegah TPPO

Dalam kesempatan ini, Kemlu RI kembali mengingatkan seluruh WNI yang berencana menunaikan ibadah haji untuk mematuhi aturan yang berlaku di Arab Saudi.

WNI diminta memastikan bahwa mereka memiliki visa haji yang sah dan telah terdaftar secara resmi melalui aplikasi Nusuk milik otoritas Arab Saudi. “Jangan memaksakan diri menunaikan ibadah haji dengan cara ilegal,” tegas Judha. (H-1)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Waspada Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah di Aceh

Hukrim

Ngaku Punya 32 Media, Oknum Wartawan Peras ASN Pakai Surat Berlogo KPK

Daerah

Kemendagri Angkat Bicara Terkait Bupati Aceh Selatan Pergi ke Luar Negeri di Tengah Bencana

Peristiwa

Diduga Rem Blong, Truk Semen Tabrak Pejalan Kaki Hingga Meninggal Ditempat

Daerah

WALHI Aceh: Pemerintah Harus Hormati Sikap Warga Tolak Tambang di Pameu

Internasional

Boot Camp Jurnalis Pertama Pererat Hubungan Media Indonesia dengan Misi Penjaga Perdamaian

Hukrim

KPH WIlayah IV Aceh kesulitan Tindak Pelaku Perusakan Hutan

Internasional

Melayu Day ke-11 Perkuat Kolaborasi dan Persaudaraan Rumpun Melayu di Thailand