Home / Internasional / Pemerintah

Rabu, 23 Juli 2025 - 16:30 WIB

Kemlu : Banyak WNI Terlibat Kasus Imigrasi hingga Jadi Korban TPPO

Farid Ismullah

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Jakarta – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengungkapkan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri banyak menghadapi permasalahan hukum.

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha menyebutkan tiga jenis kasus yang paling sering menimpa WNI di luar negeri, mulai dari pelanggaran keimigrasian hingga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Baca Juga :  Dialog Konsuler dan Fasilitas Diplomatik Kedua RI-Belanda: Memperkuat Kerjasama Kekonsuleran Antar Negara

“Jadi pertama yang paling banyak itu adalah kasus pelanggaran keimigrasian, yang kedua kasus ketenagakerjaan, dan yang selanjutnya itu seperti kasus-kasus high profile seperti TPPO,” kata, Judha Nugraha, di Jakarta, Rabu (23/7/2025).

Terkait data kasus, Judha menjelaskan bahwa jumlahnya cenderung mengikuti konsentrasi populasi WNI di luar negeri.

“Oh, untuk kasus tentunya ini konsisten dengan konsentrasi jumlah warga negara Indonesia yang ada di luar negeri,” ujar dia.

Baca Juga :  Sekda Aceh Besar Tinjau Masa Perkenalan Peserta Didik Baru Tingkat SD 

“Yang paling banyak kan memang konsentrasi warga negara kita ada di Malaysia dan ada di Timur Tengah,” tambahnya.

Dia menyampaikan bahwa perlindungan terhadap WNI, khususnya perempuan, di luar negeri memiliki tantangan tersendiri karena menyangkut yurisdiksi negara lain. “Tentunya perlu dikerjasama, ketika itu terjadi di luar itu bukan yurisdiksi kita,” kata Judha.

Baca Juga :  Indonesia dan RRT Perkuat Kemitraan Strategis Komprehensif

“Namun kita bisa lakukan kerja sama dengan lembaga witness protection yang ada di negara setempat. Nah ini tentu perlu proses untuk hal tersebut,” tambah dia.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dalam banyak kasus, WNI menjadi pihak yang dirugikan. “Ya, itu kebanyakan adalah kita menjadi korban,” tutupnya.

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Silaturrahmi ke Aceh Besar, Pj Gubernur Aceh Santuni Anak Yatim

Aceh Barat

Tinjau Venue PON di Aceh Barat, Pj Gubernur Pastikan Fasilitas Olahraga Sesuai Standar

Internasional

Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025, pesan Sekjen PBB Antonio Guterres

Pemerintah

Fokus Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Melalui Penguatan Dasawisma di Kelurahan Semanan

Hukrim

Tangani Isu Separatisme, Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Aceh Besar

Pj Bupati Inspektur Upacara Hardikda ke-64 

Pemerintah

Resmikan _Plant_ Pertama di Indonesia, Kementerian ESDM: “PLN Miliki Cara Paling Cepat Hasilkan _Green Hydrogen”_.

Internasional

Meninggal saat menyelam, Imigrasi Aceh kawal pemulangan jenazah turis Malaysia dari Sabang