Home / Nasional / News / Peristiwa

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:15 WIB

Operasi Ketupat 2026 Sukses, Kakorlantas: Korban Meninggal Turun 30,41 Persen

mm Poppy Rakhmawaty

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2026) malam.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2026) malam.

Jakarta – Polri secara resmi mengakhiri Operasi Ketupat 2026, dilanjutkan dengan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri mencatatkan keberhasilan dalam menekan angka fatalitas di jalan raya dalam operasi kemanusiaan tahun ini.

“Saya Kakorlantas Polri, atas seizin Bapak Kapolri malam ini secara resmi menutup Operasi Ketupat 2026. Secara umum situasi kamtibmas selama perayaan Lebaran 2026 terjaga aman, tertib dan kondusif, tanpa kejadian menonjol,” kata Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2026) malam.

Irjen Agus juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data aplikasi IRSMS Korlantas Polri, jumlah korban meninggal dunia (MD) selama periode mudik dan balik tahun ini mengalami penurunan signifikan.

Baca Juga :  Operasi Patuh Seulawah 2024, Kakorlantas Polri Dan Karo Ops Polda Aceh Cek Kesiapan Pembangunan Stadion Harapan Bangsa

“Jumlah fatalitas korban meninggal dunia mengalami penurunan 104 orang atau sebesar 30,41 persen. Di mana pada tahun 2026 tercatat sebanyak 238 orang, sementara pada tahun 2025 mencapai 342 orang,” jelasnya.

Tidak hanya angka kematian, total kejadian kecelakaan lalu lintas secara nasional juga menunjukkan tren positif. Polri mencatat penurunan jumlah laka lantas sebesar 5,31 persen atau berkurang 153 kejadian dibandingkan tahun lalu.

“Tahun 2026 ini terdapat 2.727 perkara kecelakaan, sementara tahun sebelumnya menyentuh angka 2.880 perkara. Selain itu, tahun ini juga tercatat nihil kecelakaan menonjol,” tambah Kaopspus Operasi Ketupat 2026 ini.

Baca Juga :  Kemlu RI Pastikan 134 WNI di Nepal dalam kondidi aman

Meski Operasi Ketupat 2026 telah resmi ditutup, Irjen Agus memastikan Polri tetap menyiagakan personel di sepanjang jalur arua balik mengamankan masyarakat. Pengamanan akan dilanjutkan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 29 Maret 2026 mendatang.

Penerapan KRYD oleh Kapolri diambil karena masih adanya sisa arus balik yang cukup besar menuju Jakarta. Tercatat lalu lintas kendaraan yang masuk ke Jakarta baru mencapai sekitar 57,71 persen dari proyeksi.

“Masih ada sisa arus balik sekitar 42,29 persen. Kami pastikan pengamanan tetap optimal agar setiap pemudik bisa kembali dengan selamat. Karena bagi kami, tugas ini adalah kehormatan untuk memastikan keselamatan masyarakat,” tegas Irjen Agus.

Baca Juga :  Disdik Aceh Himbau Sekolah Tak Wajibkan Wisuda, Utamakan Pemulihan Ekonomi Orang Tua

Keberhasilan Polri menekan angka fatalitas ini juga merupakan buah dari penerapan rekayasa lalu lintas yang terukur, seperti One Way Nasional hingga One Way Sepenggal Presisi. Selain itu, penggunaan teknologi modern seperti ETLE Patrol Presisi, Command Center Mobile, hingga Body Cam turut mendukung pengambilan keputusan cepat di lapangan.

“Sinergitas antar-stakeholder dan pelayanan humanis menjadi kunci utama keberhasilan Operasi Ketupat 2026 sesuai semangat ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” pungkasnya.

Editor: Poppy Rakhmawaty

Share :

Baca Juga

Daerah

Jalan Lintas Provinsi di Aceh Singkil Putus Total Diterjang Banjir

Nasional

Angkie Yudistia Raih Penghargaan Inclusive Women Leaders With Disabilities

Aceh Barat Daya

Lomba Anyam Ketupat Lestarikan Tradisi

Daerah

Tim BKSDA telah melakukan Upaya Mitigasi terkait Konflik satwa liar di Desa Sri Mulya, Aceh Timur

Internasional

14 Juni, Kamboja dan Thailand bahas masalah perbatasan

Daerah

Waspadai Upaya- Upaya Provokatif,  TNI  Amankan Pendemo Bersenjata Api di Lhokseumawe

Nasional

Mendagri Minta IPDN Tingkatkan Kapasitas Fiskal Menuju Kampus Mandiri dan Unggul

Aceh Barat Daya

Tagihan Rp1 Juta Bikin Warga Abdya Kaget, Begini Respons Manajer PLN Blangpidie