Home / Internasional / Pemerintah

Rabu, 6 Agustus 2025 - 16:00 WIB

Imigrasi Indonesia dilatih Identifikasi Dokumen Palsu

mm Redaksi

Agen Khusus OCIU Shane Lloyd mengunjungi Medan pada beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Kedubes AS di Indonesia)

Agen Khusus OCIU Shane Lloyd mengunjungi Medan pada beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Kedubes AS di Indonesia)

Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat melalui Unit Investigasi Kriminal Internasional (OCIU) memperkuat kerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia untuk mendeteksi dokumen palsu dan kejahatan lintas negara.

Agen khusus OCIU Shane Liyod menyebut pihaknya akan memberikan pelatihan bagi petugas imigrasi di Indonesia pada tahun ini. Wilayah yang dilatih mencakup kota utama gerbang internasional Indonesia seperti Batam, Bali, dan Balikpapan. Adapun materi pelatihan berupa deteksi dokumen palsu, perdagangan manusia, pendeteksian penyamar, hingga teknik wawancara.

Baca Juga :  Pererat Tali Silaturahmi, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Aceh Selatan Gelar Outbond 

“Salah satu tujuan utama pemerintah AS adalah memberantas imigrasi ilegal dan dokumen palsu. Kantor Imigrasi Indonesia telah menjadi mitra penting kami dalam mencapai tujuan ini,” ujar Shane melansir keterangan resmi Kedubes AS di Indonesia, Rabu (6/8).

Baca Juga :  Cegah TPPO, Imigrasi gagalkan keberangkatan 98 PMI Nonprosedural

Selain menyiapkan kerja sama pelatihan, OCIU juga meninjau alat pendeteksi dokumen identitas dan perjalanan palsu berteknologi tinggi yang telah diserahkan ke Kantor Imigrasi Bandara Internasional Kualanamu. Perangkat ini merupakan bagian dari hibah senilai US$200.000 yang disalurkan melalui Biro Narkotika Internasional dan Penegakan Hukum Departemen Luar Negeri AS.

Baca Juga :  Apel Perdana, Wabup Pidie Jaya Ingatkan Transparansi Pengelolaan Aset Daerah

Alat pendeteksi tersebut dirancang untuk membantu petugas di lapangan dalam mengidentifikasi berbagai bentuk manipulasi terhadap dokumen imigrasi, dan kini digunakan di berbagai wilayah termasuk Medan, Jakarta, Denpasar, Batam, dan Bandung.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah

PLN Tandatangani Suplai Listrik 49.700.000 VA Dengan Sejumlah Perusahaan di Aceh

Daerah

Delapan Paket Tender tayang di LPSE Aceh Singkil disaat polemik Empat Pulau

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Sukses Naikkan Indeks Pembangunan Manusia

Internasional

Kunjungan Langka MBS ke Iran Usai Presiden Raisi Meninggal

Aceh Besar

Aceh Besar Tetap Siaga Jaga Inflasi Daerah

Daerah

40 narapidana di Aceh diusulkan terima remisi Natal 2024

Aceh Besar

Sekda Aceh Besar Hadiri Maulid Lanud SIM, Beri Bantuan Sosial Kepada Panti Asuhan Nurul Huda

Aceh Barat

PJ Bupati Aceh Barat Drs Mahdi Efendi Tinjau Langsung Kondisi Krueng Meureubo