Home / Advetorial / Pemerintah Aceh

Senin, 25 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Program Seribu Buku Belum Merata di Aceh, Tergantung Peran Desa

mm Redaksi

Anak-anak desa membaca buku di perpustakaan Desa di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Foto: Dok. Pribadi/NOA.co.id

Anak-anak desa membaca buku di perpustakaan Desa di Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Foto: Dok. Pribadi/NOA.co.id

Banda Aceh – Program bantuan seribu judul buku untuk perpustakaan desa (pustaka gampong) di Aceh belum sepenuhnya merata. Hal ini disebabkan tidak semua desa telah masuk ke dalam program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Dr. Edi Yandra, menjelaskan bahwa meski keterwakilan dari 23 kabupaten/kota di Aceh sudah tercover, namun jumlah desa penerima masih terbatas.

Baca Juga :  Bunda Literasi Dikukuhkan, Banda Aceh Semakin Serius Gaungkan Budaya Baca

“Setiap kabupaten memang sudah ada desa yang dapat bantuan, tapi jumlahnya berbeda-beda. Ada yang hanya lima desa, ada yang delapan, bahkan ada sepuluh desa. Sementara desa-desa lain belum terjangkau,” ujarnya di Banda Aceh, Senin (25/8/2025).

Menurutnya, salah satu kendala utama adalah belum semua gampong memiliki perpustakaan desa. Tanpa adanya fasilitas pustaka, program seribu buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) tidak dapat dijalankan.

Baca Juga :  Diskop UKM Aceh Luncurkan Buku Lika-liku Membangun Usaha

“Kalau pustaka desanya saja belum ada, tentu program ini juga tidak bisa masuk. Jadi peran kepemimpinan kepala desa sangat penting dalam mengembangkan pustaka di gampong masing-masing,” tambah Edi.

Baca Juga :  Diskominsa Aceh akan Launching Satu Data Aceh

Ia berharap program bantuan seribu buku dapat dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya agar lebih banyak desa di Aceh bisa merasakan manfaatnya. Selain menumbuhkan budaya baca, TPBIS juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui literasi untuk pengembangan ekonomi lokal.

“Kemudian dukungan anggaran kabupaten/kota juga sangat penting,” tuturnya. (Adv)

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Advetorial

Sosialisasi Qanun Penyelenggaraan Perpustakaan, DPKA Dorong Penguatan Literasi dan Tata Kelola Perpustakaan di Aceh

Pemerintah Aceh

ATENSI 2025 Ditutup, Aceh Kirim Duta Seni Terbaik ke Tingkat Nasional

Pemerintah Aceh

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Gelar Pelatihan Beauty Class

Daerah

Pemprov Aceh Prioritaskan Pembukaan Jalur Darat dan Distribusi Logistik di Hari ke-6 Tanggap Darurat

Advetorial

Pesantren Kilat Aceh Ramfest Kenalkan Budaya Hingga Wisata Islami

Daerah

Bunda Guru Aceh Tinjau Sekolah Darurat di Aceh Utara, Jaga Semangat Siswa Hadapi Ujian

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Buka Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Tingkat Kab/Kota

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh