Home / Pendidikan

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:38 WIB

Tantri Kartika Resmi Lulus Sidang Kualifikasi Doktor Ilmu Hukum di Universitas Borobudur  

mm Poppy Rakhmawaty

Tantri Kartika, dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM. (Foto: ist).

Tantri Kartika, dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM. (Foto: ist).

Jakarta – Tantri Kartika, dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM ini resmi menuntaskan ujian sidang kualifikasinya di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur, Jakarta.
Dalam sidang yang berlangsung khidmat dan dinamis itu, Tantri memaparkan gagasan ilmiahnya yang berjudul “Contra Legem antara Motif dengan Modus dalam Tindak Pidana Pembunuhan.” Melalui penelitian ini, Tantri menyoroti ketegangan antara dua aspek penting dalam hukum pidana, motif sebagai dorongan batin pelaku, dan modus sebagai cara yang dipilih untuk mewujudkan tindak kejahatan.
Advokat di Kartika and Partner Law Firm ini menjelaskan bahwa pemahaman yang keliru terhadap relasi antara motif dan modus seringkali menyebabkan inkonsistensi dalam penerapan hukum, terutama dalam kasus-kasus pembunuhan.
Anggota tim tenaga ahli pada Perda Pengelolaan Perubahan iklim termasuk Nilai Ekonomi Karbon ini menawarkan pendekatan interpretatif yang lebih komprehensif agar penegakan hukum tidak semata berorientasi pada unsur perbuatan, tetapi juga mempertimbangkan struktur niat dan rasionalitas pelaku secara lebih utuh.
“Dalam praktik hukum, memahami motif tanpa menimbang modus, atau sebaliknya, bisa mengaburkan keadilan substantif. Kajian ini ingin membuka ruang bagi penafsiran yang lebih proporsional dan berkeadilan,” ujar Tantri usai sidang, di Universitas Borobudur, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Pencapaian ini menandai langkah penting bagi Tantri Kartika dalam kiprahnya di dunia akademik dan praktik hukum. Sebagai pendidik sekaligus praktisi, ia berkomitmen untuk terus mengembangkan kajian hukum pidana yang relevan dengan dinamika sosial dan kebutuhan keadilan di Indonesia.
Tantri diuji langsung oleh Prof. Dr. Faisal Santiago, SH, MM , Dr. Ahmad Redi, SH., MH. dan Dr. Marhaeni Ria Siombo, SH, M.Si .
Baca Juga :  Stella Christie Dorong Penguatan Kolaborasi Vokasi dan Industri di Universitas Hasanuddin

Editor: Poppy RakhmawatyReporter: Poppy Rakhmawaty

Share :

Baca Juga

Daerah

Dua Pemuda Aceh Singkil Raih Prestasi Gemilang

Kesehatan

Siti Nadia: Cegah Learning Loss, Disdik Aceh Harus Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

Daerah

PAUD IK Nurul Quran Sukses Gelar Ajang Kreativitas Anak yang ke-21

Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya Wisuda 177 Lansia, Tegaskan Pendidikan Tak Dibatasi Usia

Pendidikan

Menelaah Rekontruksi Pengaturan Pembuktian Scientific Crime Investigation dalam Tindak Pidana Pembunuhan yang Memberikan Kepastian Hukum

Aceh Barat Daya

Rentan Jadi Target Narkotika, Cabdin Pendidikan Susun Strategi Pencegahan

Pemerintah Aceh

Dispersip Banda Aceh Terima Kunjungan Tim Erlangga Pusat, Perkuat Kolaborasi Literasi

Pendidikan

Pemerintah Aceh Berikan Penghargaan Pada Malam Puncak HGN 2021