Home / Daerah

Selasa, 4 November 2025 - 20:44 WIB

Perdamaian Aceh Adalah Warisan Perjuangan, Bang Li Raja: Jangan Ternoda oleh Provokasi

mm Redaksi

Panglima Operasi Komite Peralihan Aceh (KPA)/Partai Aceh (PA) Wilayah Aceh Tamiang, Zulkifli alias Bang Li Raja. Foto: Dok. KPA Aceh Tamiang

Panglima Operasi Komite Peralihan Aceh (KPA)/Partai Aceh (PA) Wilayah Aceh Tamiang, Zulkifli alias Bang Li Raja. Foto: Dok. KPA Aceh Tamiang

Banda Aceh – Menjelang peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-49 pada 4 Desember 2025, Panglima Operasi Komite Peralihan Aceh (KPA)/Partai Aceh (PA) Wilayah Aceh Tamiang, Zulkifli alias Bang Li Raja, menyerukan kepada seluruh rakyat Aceh untuk memperkokoh semangat persaudaraan dan menjaga perdamaian yang telah menjadi nafas baru bagi Bumi Serambi Mekkah.

Dalam seruannya, Bang Li Raja mengingatkan pentingnya kebersamaan lintas elemen masyarakat untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Aceh dan Kepolisian Daerah Aceh demi terciptanya situasi yang aman, harmonis, dan kondusif bagi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan bersama.

“Kita harus bersatu menjaga kedamaian di Bumi Aceh. Jangan mudah terpengaruh oleh isu-isu yang bisa memecah belah. Mari dukung kebijakan pemerintah, bersinergi dengan pihak Kepolisian, dan wujudkan Aceh yang aman, Meutuah, dan Meusyuhu,” ujar Bang Li Raja, dalam keterangannya kepada media, pada Selasa (4/11/2025).

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Aceh Percepat Pembentukan Posbankumdes

Bang Li Raja menegaskan, perdamaian adalah fondasi utama pembangunan Aceh. Ia mengingatkan bahwa hasil perjuangan panjang rakyat Aceh tidak boleh ternoda oleh perpecahan atau provokasi yang berpotensi menggoyang stabilitas yang telah terbangun selama hampir dua dekade pasca kesepakatan damai.

Menurutnya, suasana damai dan aman yang kini dinikmati rakyat Aceh merupakan buah dari komitmen bersama antara mantan kombatan, tokoh masyarakat, ulama, dan aparat negara.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres Aceh Timur Sampaikan Materi Dalam Sosialisasi Pengawasan Pilkada Serentak 2024

Karena itu, tanggung jawab menjaga perdamaian menjadi tugas moral seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda Aceh.

“Aceh aman, Aceh damai, Aceh Meusyuhu dan Makmue Meuseuraya, itu cita-cita kita bersama. Mari terus jaga semangat ini demi masa depan generasi muda Aceh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Panglima KPA Aceh Tamiang itu menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Ia mengajak semua pihak untuk menempatkan semangat perdamaian sebagai modal utama membangun Aceh yang berdaya saing, sejahtera, dan berkeadilan.

Seruan ini datang pada momen penting menjelang Milad GAM ke-49, momentum refleksi bagi seluruh rakyat Aceh untuk memperkuat tekad bersama menatap masa depan Aceh yang damai dan produktif.

Baca Juga :  Ngopi Sore, Awali Sinergitas Dandim 0115/Simeulue dengan Wartawan

Bang Li Raja menutup pesannya dengan mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi oleh informasi hoaks yang dapat memecah belah persatuan. Ia menegaskan, hanya dengan kedamaian Aceh bisa benar-benar maju.

Pernyataan Panglima KPA Aceh Tamiang ini menjadi pengingat penting bahwa rekonsiliasi dan harmoni adalah aset terbesar bagi rakyat Aceh.

“Dengan menjaga rasa saling percaya dan memperkuat kolaborasi lintas elemen, Aceh diyakini mampu terus melangkah menuju masa depan yang damai, berdaulat, dan makmur dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.[]

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Daerah

Kemenag Banda Aceh Serahkan Zakat Rp180 Juta ke Baitul Mal, Wali Kota Illiza: Bukti Kolaborasi Umat dan Pemerintah

Daerah

Rekrutmen PLTU Nagan Raya Didera Polemik: LSM Tuding Ada Pungli, Pemerintah dan Perusahaan Membantah, Kebenaran Masih Tersembunyi

Aceh Barat

Peringati HUT ke-53 KORPRI, Pemkab Aceh Barat Tekankan Solidaritas dan Transformasi ASN

Aceh Barat

Ribuan Umat Muslim Padati Masjid Besar Meureubo untuk Peringati Maulid Nabi SAW

Daerah

Ratusan Prajurit TNI Bersihkan Pasar Kuala Simpang, Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabanjir

Daerah

DPRK Usulkan PAW Komisioner KIP Langsa

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Buka Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Aceh untuk Tunas Bahasa Ibu

Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat Verifikasi Data Calon Penerima 600 Jamban