Home / Pemko Banda Aceh

Rabu, 12 November 2025 - 20:22 WIB

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal Paparkan Strategi Kepemimpinan Perempuan di Lokakarya Nasional

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi pembicara pada Lokakarya ‘Kepemimpinan Perempuan dan Inklusivitas Kebijakan Publik’ di Jakarta, Rabu (12/11/2025). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi pembicara pada Lokakarya ‘Kepemimpinan Perempuan dan Inklusivitas Kebijakan Publik’ di Jakarta, Rabu (12/11/2025). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menjadi salah satu pembicara pada Lokakarya bertema ‘Kepemimpinan Perempuan dan Inklusivitas Kebijakan Publik’ yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Konrad Adenauer Stiftung (KAS) Jerman di Novotel Gajah Mada Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Illiza memaparkan materi mengenai Tantangan dan Strategi Politisi Perempuan dalam Mendorong Kebijakan Inklusif. Dalam pemaparannya, ia menekankan upaya pemerintah kota untuk terus melibatkan perempuan agar berperan aktif dalam pembangunan Banda Aceh. Saat ini tercatat satu keuchik perempuan, 90 perempuan di Tuha Peut Gampong, serta 130 perempuan yang menduduki jabatan struktural di lingkungan pemerintahan kota.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Pacu Capaian Sanitasi Aman 2025, Tirta Daroy Jadi Garda Terdepan

“Ini adalah bukti bahwa Banda Aceh membuka ruang bagi perempuan untuk berkontribusi. Tapi perjuangan kita belum selesai. Kita ingin perempuan bukan hanya hadir dalam angka, tapi juga kuat dalam pengaruh,” ujar Illiza.

Baca Juga :  Disdukcapil dan Pengadilan Negeri Banda Aceh Gelar Sidang Keliling, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Salah satu program unggulan yang dipimpin perempuan adalah Women’s Centered Plastic (WCP), dengan 28 depot yang dikelola 210 perempuan dan mencakup lebih dari 60% kawasan kota. Program ini bahkan mengantarkan Banda Aceh meraih Grand Prize CityNet SDG Awards 2025, penghargaan internasional yang menyoroti kepemimpinan perempuan dalam bidang lingkungan.

Selain WCP, Illiza juga menyoroti program inisiatif perempuan lainnya, seperti Musrena (Musyawarah Rencana Aksi Perempuan), Balee Inong, Banda Aceh Academy, serta Gampong Ramah Anak dan Perempuan.

Baca Juga :  Disnaker Kota Banda Aceh Gelar Sosialisasi Wajib Lapor Lowongan Kerja dan Soft Launching Sistem Informasi Pasar Kerja

“Semua program ini menjadi ekosistem kepemimpinan perempuan di kota kami. Inspirasi ini bukan hal baru bagi perempuan di Aceh, sudah tumbuh sejak masa pahlawan kita, seperti Sultanah Safiatuddin, Laksamana Keumalahayati, Cut Nyak Dhien, dan Cut Meutia,” pungkas Illiza.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Giliran Menteri Ekonomi Kreatif Tiba di Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Disdukcapil Banda Aceh Raih Predikat WBK 2025, Satu-satunya dari Aceh

Pemko Banda Aceh

Kadis Sosial Banda Aceh Sebut Sinergi Antar Program Menjadi Kunci Keberhasilan Pengentasan Kemiskinan

Advetorial

Wali Kota Banda Aceh Ajak Lestarikan Lingkungan dengan Tanam Pohon Multi fungsi

Pemko Banda Aceh

Puskesmas Kuta Alam Banda Aceh Raih Status Puskesmas Ramah Anak Terstandar dari Kemen PPPA

Daerah

Pasca Banjir Bandang, Wali Kota Banda Aceh Kunjungi Aceh Tamiang dan Pulihkan Pendidikan di SDN 2 Tualang Cut

Advetorial

Wali Kota Banda Aceh Pantau Pasar Murah Daging Meugang

Keagamaan

Wali Kota Illiza Lepas 100 Kafilah Banda Aceh ke MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya, Target Pertahankan Juara Umum