Home / Nasional / Pemerintah Aceh

Minggu, 30 November 2025 - 16:17 WIB

Pemerintah Aceh Prioritaskan Evakuasi dan Distribusi Logistik ke Wilayah Terisolir Dampak Banjir dan Longsor

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir memberikan keterangan pers terkait penanganan darurat banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Aceh, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir memberikan keterangan pers terkait penanganan darurat banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Aceh, Sabtu (29/11/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Aceh memastikan bahwa penanganan darurat bencana banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di provinsi itu difokuskan pada upaya evakuasi warga, pembukaan akses transportasi yang terputus, serta percepatan distribusi logistik ke seluruh daerah terdampak, terutama wilayah yang masih terisolir.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, dalam konferensi pers di Sekretariat Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor, Sabtu (29/11/2025) malam.

Nasir menjelaskan bahwa Pemerintah Aceh bersama BASARNAS dan instansi terkait terus melakukan evakuasi warga di sejumlah titik terdampak. Pemerintah juga berupaya membuka akses menuju Kabupaten Bener Meriah dan wilayah sekitar yang masih terputus dengan membangun jembatan bailey untuk mempercepat arus logistik.

“Kita sudah mengirimkan alat berat, besok seharusnya sudah mulai bekerja untuk menyambung beberapa lokasi yang terputus, sehingga distribusi logistik dapat dilakukan lebih cepat,” ujar Sekda.

Baca Juga :  Kejagung kembali Periksa Empat Orang Saksi Terkait Perkara Komoditi Emas

Pada kesempatan itu, Nasir juga melaporkan bahwa Pemerintah Aceh telah mendistribusikan 10 ton beras ke Subulussalam, Pidie Jaya, dan Aceh Utara pada Jumat (28/11/2025). Sementara pada Minggu (30/11/2025), pemerintah akan menyalurkan 10 ton beras untuk Aceh Timur, Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, Singkil, dan Aceh Tenggara, disusul 5 ton untuk Kota Langsa dan Aceh Tamiang, serta 3 ton untuk Beutong Ateuh di Nagan Raya.

Selain beras, bantuan logistik lainnya juga disalurkan melalui BPBA, Dinas Sosial, Kodam IM, dan Polda Aceh. Seluruh penyaluran melalui jalur darat dipusatkan di posko terpadu kabupaten/kota agar distribusi lebih tertib dan tepat sasaran.

Untuk wilayah yang aksesnya belum pulih, distribusi tambahan dilakukan melalui jalur laut ke Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, dan Aceh Tamiang melalui Pelabuhan Krueng Geukueh dan Kuala Langsa. Pemerintah Aceh juga memastikan ketersediaan energi dengan berkoordinasi bersama Pertamina agar pendistribusian LPG dan BBM tetap berjalan melalui Pelabuhan Malahayati Aceh Besar, mengingat akses darat masih terputus.

Baca Juga :  Dubes Uni Emirat Arab Shalat Dhuhur di Mesjid Raya Banda Aceh Bareng Wagub Dek Fad

Dukungan Udara Diperkuat, Starlink Dikirim ke Wilayah Terisolir

Wakil I Aster Kasdam Iskandar Muda, Kolonel Inf Fransisco, menyampaikan bahwa seluruh posko di wilayah terdampak telah diperintahkan mendata koordinat desa terisolir guna mempermudah penyaluran bantuan melalui udara. Ia mengakui bahwa kendala komunikasi sempat menghambat proses tersebut, sehingga perangkat Starlink telah dikirim ke Bener Meriah dan Takengon untuk memperlancar koordinasi tim lapangan.

Dukungan udara juga diperkuat dengan penambahan armada helikopter dari tiga unit menjadi enam unit sesuai instruksi Menteri Pertahanan. Helikopter tersebut akan digunakan untuk membantu pemulihan jaringan listrik—yang ditargetkan kembali normal dalam dua hari—serta mengirim bantuan logistik ke lokasi yang belum bisa dijangkau jalur darat.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Bahas Percepatan Pembangunan bersama Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan dan Menteri Transmigrasi

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat proses penanganan, serta mengajak warga meningkatkan kerja sama demi kelancaran evakuasi dan penyaluran bantuan.

“Mohon doanya agar semua proses berjalan lancar. Insya Allah kita yang di pusat akan terus perhatian memberikan bantuan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Pemerintah Aceh memastikan koordinasi terus dilakukan bersama BNPB, Mabes TNI, dan Pemerintah Pusat untuk mempercepat evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan konektivitas di seluruh wilayah terdampak. Pemerintah mengajak masyarakat tetap waspada dan mendukung upaya percepatan pemulihan di semua daerah yang terdampak bencana. []

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

TP PKK Aceh Tinjau Pengungsian Korban Banjir Bandang di Meurah Dua, Fokus pada Kesehatan dan Trauma Healing

Hukrim

Laporan Korupsi di PWI Pusat Tak Terbukti, Polisi Hentikan Penyelidikan

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Tinjau Posko Logistik Krueng Geukueh, Pastikan Stok Bantuan Banjir dan Longsor Aman

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Pastikan PBM Semester Genap 2025/2026 Tetap Dimulai 5 Januari Meski Dilanda Bencana

Nasional

Byar Pet Listrik Sumatera Jangan sampai Jadi Bahan Olok-olokan

Pemerintah Aceh

Pancasila Perekat Kebinekaan: Gubernur Muzakir Ajak Aceh Satukan Langkah untuk Indonesia Raya

Nasional

Kapolri Tinjau Bakti Kesehatan “Polri untuk Masyarakat” di PT Tah Sung Hung

Nasional

Menko Polkam Pastikan Keamanan Libur Nataru