Home / Daerah / Internasional / Pemerintah / Peristiwa

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:55 WIB

Menhan : Aceh Dapat Bantuan Negara Lain, itu bukan bantuan Asing

mm Redaksi

Menhan, Sjafrie Sjamsoeddin di Unhas Makassar, Selasa (9/12/2025) (Kompas.com/ Atri Suryatri Abbas)

Menhan, Sjafrie Sjamsoeddin di Unhas Makassar, Selasa (9/12/2025) (Kompas.com/ Atri Suryatri Abbas)

Makasar – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menanggapi penerimaan bantuan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, dari Malaysia dan Cina. Ia mengaku bencana di Sumatera dan Aceh dapat ditangani oleh bangsa sendiri.

Dikutip dari Kompas.com, Ia mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bantuan personal yang diterima oleh pemerintah provinsi Aceh dan tidak melalui pemerintah pusat. “Sebetulnya yang dimaksud itu adalah personal yang dari Cina itu, itu bukan bantuan asing, itu bantuan personal kepada Mualem yang mau mencari jasad-jasad dari para korban bencana,” katanya di Makassar, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Terima KPPN Award TKD Sangat Baik

Ia menegaskan bahwa secara keseluruhan, pemerintah pusat menanggulangi penanganan bencana secara mandiri di tiga provinsi yang terdampak banjir dan longsor tersebut. “Tetapi secara keseluruhan penanggulangan bencana yang ada di Sumatera Utara dan Sumatera Barat, serta Aceh, itu ditanggulangi secara mandiri,” ujarnya.

Ia mengaku bahwa Presiden Prabowo telah mengevaluasi sistem penanggulangan bencana alam, di mana bencana yang ada di Sumatera dan Aceh dapat diatasi oleh negara sendiri. Baca juga: Kepala BNPB: Saya Mohon Maaf, Tak Mengira Besarnya Dampak Banjir Sumatera “Beliau sudah mengambil suatu evaluasi bahwa bencana ini adalah bencana yang bisa kita atasi oleh bangsa sendiri,” tegasnya.

Baca Juga :  KIP Pidie Jaya Plenokan 112.465 Jiwa Sebagai DPS Pilkada 2024

Ia menegaskan bahwa pemerintah mempunyai kemampuan peralatan sendiri, mulai dari angkatan darat, laut, maupun udara. “Kita mempunyai logistik yang cukup, kita punya obat-obatan yang cukup, kita mempunyai tenaga medis yang sangat memberi bantuan yang berasal dari kampus-kampus, dari universitas. Dan ini kita kolaborasikan menjadi satu sistem penanggulangan bencana,” jelasnya.

Baca Juga :  Kemenko Polkam: Pemerintah Dorong Narasi Positif di Tengah Bencana Sumatera

Ia menerangkan bahwa pihak pemerintah masih mampu untuk menanggulangi bencana alam di Sumatera dan Aceh. “Kita mampu lakukan secara kemampuan yang ada. Ini berbeda dengan saat dulu kita menghadapi tsunami, kita mengalami kesulitan karena kita tidak punya kemandirian. Sekarang kita mandiri untuk mengatasi yang ada di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat,” pungkasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Percepat Persiapan Pemasangan EWS, BNPB Intensifkan Koordinasi Lintas Sektor di Sumatra Barat

Daerah

Mayat Warga Tanjung Deah Ditemukan di Bawah Jembatan Lamnyong

Internasional

Kapal Alami Kecelakaan, 20 WNI selamat dan telah dievakuasi

Daerah

DWP Aceh Salurkan Bantuan Pemulihan Pascabanjir untuk Warga Aceh Tamiang

Pemerintah

Bupati Lantik Kepala UPTD Puskesmas, Kepsek dan Pengawas Serta Kepala TU

Hukrim

Diduga Terlibat Jaringan Pedofilia, Enam WNI ditangkap

Aceh Besar

Pemerintah Jamin Kelancaran dan Keamanan Seluruh Tahapan Pilkada Serentak 2024

Daerah

Kanwil Kemenkum Aceh Optimis Raih Predikat WBK