Home / Internasional / Peristiwa

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:51 WIB

54 WNI Terjaring di Markas Scam Myanmar Berhasil Dipulangkan Kemlu RI

Farid Ismullah

Puluhan WNI yang akan dipulangkan dalam gelombang kedua repatriasi dari Myanmar mempersiapkan keberangkatan mereka untuk menyeberang ke Thailand pada Jumat (12/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KBRI Yangon)

Puluhan WNI yang akan dipulangkan dalam gelombang kedua repatriasi dari Myanmar mempersiapkan keberangkatan mereka untuk menyeberang ke Thailand pada Jumat (12/12/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-KBRI Yangon)

Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui Direktorat Pelindungan WNI (Dit. PWNI) Kementerian Luar Negeri, bekerja sama dengan KBRI Yangon dan KBRI Bangkok, kembali berhasil memulangkan 54 Warga Negara Indonesia (WNI) dari perbatasan Myanmar-Thailand.

Puluhan WNI tersebut merupakan korban scam di Myanmar, sebut pernyataan KBRI Yangon, Jumat 12 Desember 2025.

“Para WNI tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (13/12/2025), sekitar pukul 05.30 WIB. Setibanya, mereka langsung diserahkan kepada instansi terkait untuk proses penanganan dan pendampingan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku,” imbuh pernyataan itu.

Baca Juga :  339 WNI diamankan Otoritas Kamboja, KBRI Phnom Penh Pastikan Hak dasar WNI Terlindungi

Pemulangan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Indonesia dalam menangani WNI terdampak operasi penindakan yang dilakukan oleh Pemerintah Myanmar terhadap pusat kegiatan online scamming dan online gambling di kawasan Myawaddy. Dalam operasi tersebut, tercatat sebanyak 349 (tiga ratus empat puluh sembilan) WNI berhasil diamankan.

Hingga 9 Desember 2025, sebanyak 302 (tiga ratus dua) WNI masih dalam proses pemulangan secara bertahap. Repatriasi saat ini diprioritaskan bagi WNI yang telah menyatakan kesiapan untuk membiayai tiket pemulangan secara mandiri.

Baca Juga :  Indonesia dan Pengungsi Rohingya

Sebelumnya, pada gelombang pertama pemulangan, sebanyak 56 (lima puluh enam) WNI/PMIB telah dipulangkan dari Myawaddy pada 8 Desember 2025 melalui Jembatan Persahabatan Myanmar-Thailand No. 2. Mereka diterima oleh KBRI Bangkok di Mae Sot, Thailand, sebelum melanjutkan penerbangan menuju Jakarta melalui Bangkok pada 9 Desember 2025.

Kementerian Luar Negeri mengimbau seluruh calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk selalu mengikuti prosedur resmi dan peraturan yang berlaku, baik di Indonesia maupun di negara tujuan. Kepatuhan terhadap prosedur resmi sangat penting untuk menghindari risiko penipuan, eksploitasi, hingga permasalahan hukum yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga di Tanah Air.

Baca Juga :  Bahas Stabilitas Politik dan Keamanan Kawasan, Menko Polkam Dampingi Presiden Prabowo di KTT ke-47 ASEAN

Kementerian Luar Negeri RI akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan pemulangan seluruh WNI dapat berlangsung dengan aman, cepat, dan terkoordinasi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Sumur Minyak Ilegal terbakar di Aceh Timur

Keagamaan

Pemuda Asal Sumatera Utara Ucap Syahadat di Banda Aceh, Baitul Mal Berikan Pendampingan

Peristiwa

15 Hektare Lahan Terbakar di Aceh Besar

Internasional

Kemlu RI Ungkap Kronologi WNI Jemaah Haji Ilegal Meninggal di Gurun

Internasional

Komnas HAM Soroti Tingginya Kasus TPPO

Internasional

Menurut Laporan FAO, Hutan Terancam Akibat Deforestasi Global melambat

Daerah

Bupati Aceh Singkil Diminta Batalkan Bimtek Desa di Pulau Banyak

Internasional

Kemlu RI Siapkan Rencana Darurat Evakuasi 37 WNI di Venezuela