Home / Internasional

Jumat, 19 Desember 2025 - 22:31 WIB

Dubes Uni Eropa Sampaikan Simpati Bencana Aceh dalam Pertemuan dengan Wali Nanggroe

mm Redaksi

Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, melakukan pertemuan resmi dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia di Kantor Delegasi Uni Eropa, Jakarta, Kamis (18/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, melakukan pertemuan resmi dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia di Kantor Delegasi Uni Eropa, Jakarta, Kamis (18/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Jakarta — Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia menyampaikan simpati dan solidaritas masyarakat Eropa atas bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Aceh, dalam pertemuan resmi dengan Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, Kamis (18/12/2025).

Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, Zulfikar Idris menyebutkan, pertemuan yang berlangsung pukul 09.00 WIB di Kantor Delegasi Uni Eropa, Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, tersebut menjadi forum dialog strategis antara Aceh dan Uni Eropa. Wali Nanggroe hadir bersama delegasi, termasuk anggota Tim Evaluasi Implementasi MoU Helsinki, yakni Prof. Dr. Syahrizal Abas, Prof. Dr. Yusri Yusuf, dan Dr. Raviq.

Baca Juga :  Menlu RI Serukan Kepemimpinan yang Inklusif untuk Perdamaian Dunia

Sementara itu, Duta Besar Uni Eropa didampingi oleh Duta Besar Spanyol, Wakil Duta Besar Belanda, serta Atase Politik Delegasi Uni Eropa. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka, hangat, dan konstruktif.

Dalam kesempatan tersebut, Duta Besar Uni Eropa menegaskan bahwa simpati yang disampaikan merupakan wujud solidaritas komunitas Eropa terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia juga menyampaikan komitmen Uni Eropa untuk terus membangun hubungan kemitraan yang dilandasi nilai kemanusiaan dan kerja sama jangka panjang.

Baca Juga :  Gakkum KLHK Tindak WNA Korea Selatan Pelaku Tambang Ilegal dalam kawasan Hutan Lindung

Selain isu kebencanaan, pembahasan pertemuan turut difokuskan pada peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan, pengembangan olahraga, serta pertukaran budaya antara Aceh dan negara-negara Eropa. Kedua pihak sepakat bahwa pengembangan sumber daya manusia dan penguatan hubungan antar masyarakat menjadi fondasi penting dalam memperdalam kemitraan.

Baca Juga :  Indonesia Serukan Kerja Sama Global Atasi Krisis Rohingya

Menanggapi simpati tersebut, Wali Nanggroe menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta empati Uni Eropa dan negara-negara anggotanya. Ia menjelaskan bahwa upaya pemulihan pascabencana di Aceh terus berjalan secara bertahap, dengan penekanan pada pemulihan sosial, stabilisasi kondisi masyarakat, serta rekonstruksi yang berkelanjutan.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Internasional

Kemlu RI kawal Pemulangan 152 WNI Overstayer ke Tanah Air

Internasional

Insiden Penembakan di Australia, Kemlu : Belum Ada Konfirmasi WNI Terdampak

Internasional

Boot Camp Jurnalis Pertama Pererat Hubungan Media Indonesia dengan Misi Penjaga Perdamaian

Berita

Sistem Demokrasi Amerika Serikat di Bawah Tekanan

Internasional

Kebakaran Hutan di Kanada Tidak Ada WNI Terdampak, Berikut Imbauan Kemlu RI

Internasional

Evakuasi WNI dari Iran-Israel, TNI AU Siagakan Hercules dan Boeing

Hukrim

Tim Gabungan Bea Cukai Aceh gagalkan penyelundupan 45 ton bawang dari Thailand

Internasional

Setelah Dibebaskan, Pilot Susi Air Kapten Philip Mehrtens diserahkan ke Pemerintah Selandia Baru