Home / Aceh Barat / Pemerintah

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:44 WIB

Pemkab Aceh Barat dan DPRK Temui DPRA, Perjuangkan Anggaran Rumah Sakit Regional Meulaboh 2026

mm Redaksi

Pemkab Aceh Barat dan DPRK Aceh Barat melakukan audiensi dengan DPRA di Banda Aceh terkait perjuangan anggaran pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh, Selasa (6/1/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Pemkab Aceh Barat dan DPRK Aceh Barat melakukan audiensi dengan DPRA di Banda Aceh terkait perjuangan anggaran pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh, Selasa (6/1/2025). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) terkait kelanjutan anggaran pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh, di Banda Aceh, Selasa (6/1/2025).

Audiensi tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM, Wakil Bupati Said Fadheil, SH, Sekretaris Daerah, Asisten II, Ketua dan Wakil Ketua DPRK Aceh Barat, Komisi IV DPRK, Kepala Dinas Kesehatan, manajemen serta Ketua Dewan Pengawas RSUD Cut Nyak Dhien.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan Guru Bantu Dayah dan Santri Miskin

Sementara dari pihak DPRA, hadir unsur pimpinan DPRA, Wakil Ketua, Komisi V DPRA, para ketua fraksi, Sekretaris Dewan, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Aceh.

Bupati Aceh Barat, Tarmizi, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, anggaran pembangunan Rumah Sakit Regional Meulaboh belum tersedia pada tahun anggaran berjalan, sehingga Pemkab Aceh Barat meminta dukungan DPRA untuk memperjuangkan alokasi anggaran pada tahun 2026.

“Rumah Sakit Regional ini lahir pada masa Mualem menjabat sebagai Wakil Gubernur Aceh dan menjadi program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur periode ini. Bahkan, masuk dalam sembilan program cepat gubernur,” kata Tarmizi.

Baca Juga :  PDAM Tirta Meulaboh Kembali Beroperasi, Pemkab Aceh Barat Pastikan Distribusi Air Bersih Sebelum Ramadan

Ia menargetkan Rumah Sakit Regional Aceh Barat dapat diresmikan pada tahun 2028. Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Tarmizi, dibutuhkan anggaran sebesar Rp80 miliar pada tahun 2026, kemudian dilanjutkan dengan skema multiyears sebesar Rp150 miliar pada tahun 2027 dan 2028.

“Jika nantinya sudah diresmikan dan diserahterimakan kepada daerah, maka menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk mencari dan menyiapkan sumber anggarannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Kalaksa BPBD Aceh Besar Ikuti Rapat Penguatan Data Dasar Informasi Peringatan Dini dan Penanggulangan Bencana

Dalam audiensi tersebut, Tarmizi mengungkapkan bahwa pimpinan DPRA, pimpinan fraksi, serta Komisi V DPRA menyatakan komitmen untuk memperjuangkan anggaran dan menyelesaikan pembangunan Rumah Sakit Regional Aceh Barat.

“Kita berharap Rumah Sakit Regional Aceh Barat bisa diresmikan pada tahun 2028, sebelum berakhirnya masa pemerintahan Gubernur Mualem dan Wakil Gubernur Dek Fad,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Tarmizi menyebutkan bahwa dalam waktu dekat pimpinan DPRA akan bertemu langsung dengan Gubernur Aceh, Mualem, guna membahas kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Regional Aceh Barat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Dua Pelajar Simeulue Terpilih sebagai Duta Pelajar Sadar Hukum 2024

Pemerintah

Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Simeulue Berakhir, Inspektorat Provinsi Lakukan Pemeriksaan

Daerah

BP3MI Aceh : USK diusulkan tempat seleksi bahasa bagi CPMI Asal aceh

Daerah

Rakornas Posyandu 2024, Istri Pj Gubernur Aceh Ikut Rapat Perdana di Banten 

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Minta ASN Tingkatkan Semangat Kerja dan Pengabdian

Aceh Barat

Pj Bupati Aceh Barat Serahkan Bantuan Masa Panik kepada Korban Kebakaran

Pemerintah

Mendagri Beri Pesan Penting kepada Kepala Daerah

Pemerintah

Survei SKI : Angka Stunting Aceh Terus Menurun