Home / Nasional / Pemerintah

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:18 WIB

Panglima TNI Hadiri Taklimat Awal Tahun 2026 Presiden RI di Hambalang

mm Redaksi

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (Ketiga Kanan) menghadiri Taklimat Awal Tahun 2026 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto (Pertama Kiri) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-BPMI Setpres/Puspen TNI).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (Ketiga Kanan) menghadiri Taklimat Awal Tahun 2026 yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto (Pertama Kiri) di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-BPMI Setpres/Puspen TNI).

Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Taklimat Awal Tahun 2026 yang dipimpin Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dihadiri seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/1/2026).

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengawali taklimat dengan menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melakukan evaluasi kinerja pemerintahan sepanjang tahun 2025 sekaligus menyusun langkah-langkah konkret yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa capaian pemerintahan pada tahun pertama kepemimpinannya patut dibanggakan. Presiden menegaskan bahwa strategi transformasi bangsa yang ditawarkan kepada rakyat sejak masa pencalonan disusun secara tertulis, terukur, dan berbasis kajian jangka panjang. “Apa yang kita telah capai, menurut saya sangat membanggakan. Kita maju ke hadapan rakyat dengan sesuatu strategi, strategi tertulis, strategi terukur, strategi melalui kajian puluhan tahun,” tegas Presiden.

Baca Juga :  Ratusan Prajurit TNI Bersihkan Pasar Kuala Simpang, Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabanjir

Presiden menekankan bahwa esensi utama dari strategi tersebut adalah mewujudkan kemandirian bangsa, khususnya melalui swasembada pangan dan energi. Presiden menyampaikan bahwa Indonesia telah berhasil mencapai swasembada beras lebih cepat dari target, dengan cadangan beras pemerintah saat ini mencapai lebih dari 3 juta ton atau tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

Baca Juga :  Erdian Mourny: Sinergi dengan BPS Penting untuk Satu Data Indonesia

“Tidak ada bangsa yang merdeka bila mana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyatnya dan di tengah dinamika global, konflik internasional, serta berbagai bencana alam yang terjadi di Tanah Air, Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan,” Tegas Presiden.

Baca Juga :  Menkopolkam: Kehadiran Presiden Prabowo simbol kepercayaan strategis India terhadap Indonesia

Selanjutnya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih atas kerja keras, inisiatif, dan keberanian dalam mengambil keputusan strategis demi kepentingan bangsa dan negara. Selain itu, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan strategis negara dalam menyelamatkan masa depan generasi bangsa.

Kehadiran Panglima TNI dalam kegiatan ini menegaskan komitmen TNI untuk terus bersinergi mendukung kebijakan strategis pemerintah serta menjaga stabilitas nasional dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Nasional

Mentan Amran Janji Pulihkan 89 Ribu Hektare Sawah Aceh Pascabencana Banjir Bandang

Aceh Besar

Program 1 Jam Pungut Sampah, Pemkab Aceh Besar Sasar Waduk Keuliling 

Nasional

KPK, Kejaksaan RI serta Departemen Kehakiman AS berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama

Nasional

Setara Institute: Mantra Presisi Jadi Pemicu Pulihkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Polri

Aceh Barat

Dinas PUPR Aceh Barat dan Masyarakat Johan Pahlawan Gelar Jumat Bersih di Desa Kuta Padang

Aceh Barat

Dishub Aceh Barat Aktifkan Halte Bus Sekolah di Meulaboh, Dorong Keselamatan Pelajar

Daerah

Pemkab Simeulue Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-97

Aceh Besar

Pj Bupati Iswanto Salurkan Bantuan Uang Saku untuk Duta Aceh Besar di MTQ Samarinda