Aceh Tamiang – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, kembali mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang pascabanjir bandang yang melanda daerah berjuluk Bumi Muda Sedia tersebut pada November 2025 lalu.
Kunjungan kedua Illiza ini tidak hanya membawa misi penyaluran bantuan kemanusiaan, tetapi juga berfokus pada pemulihan masa depan pendidikan bagi anak-anak di wilayah terdampak bencana.
Setibanya di Aceh Tamiang, Minggu (4/1/2026), Wali Kota Illiza langsung menuju SD Negeri 2 Tualang Cut. Di sekolah tersebut, ia menghabiskan waktu bersama para murid dan dewan guru hingga siang hari.
Kedatangan wali kota perempuan pertama di Aceh itu disambut antusias oleh para murid, wali murid, dan guru. Senyum merekah serta raut kebahagiaan tampak jelas di wajah anak-anak saat Illiza turun langsung menyapa dan berbincang hangat dengan mereka.

Dalam kunjungan tersebut, Illiza membagikan perlengkapan sekolah berupa seragam, tas, dan buku tulis kepada para murid. Selain itu, ia juga menyerahkan bantuan kepada dewan guru serta peralatan penunjang pendidikan untuk SDN 2 Tualang Cut.
Suasana penuh keakraban pun tercipta saat salah satu murid kelas II bernama Via bertanya polos, “Bunda wali kota bawa oleh-oleh apa dari Kota Banda?”
Dengan senyum hangat, Illiza menjawab, “Bunda bawa perlengkapan untuk kalian sekolah.”
Jawaban tersebut langsung disambut riuh kegembiraan, para murid berebut menyalami Wali Kota Illiza untuk menyampaikan rasa terima kasih.
Usai dari SDN 2 Tualang Cut, Illiza melanjutkan perjalanan menuju Desa Babo, salah satu pemukiman warga yang terdampak paling parah di Kecamatan Bandar Pusaka, Aceh Tamiang.
Untuk mencapai desa tersebut, Illiza dan rombongan harus menempuh perjalanan darat puluhan kilometer selama kurang lebih tiga jam. Rute yang dilalui cukup ekstrem, dengan kondisi jalan terjal, berliku, serta beberapa titik longsor yang mengharuskan rombongan ekstra berhati-hati.
Tiba di lokasi menjelang petang, Wali Kota Illiza disambut Datok (Kepala Desa) Babo, M Saleh, di Masjid Babussalam. Ia kemudian dipandu meninjau langsung sejumlah sudut desa yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir bandang.
Dalam kesempatan tersebut, Illiza menyerahkan Bantuan Tahap III (akhir Desember) dari APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) yang bersumber dari sumbangan masyarakat Kota Mojokerto, sebagai bentuk solidaritas antardaerah bagi warga Aceh Tamiang.
Editor: Amiruddin. MK









