Home / Daerah

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:44 WIB

Pidie Masuki Masa Transisi Darurat ke Pemulihan

mm Amir Sagita

Bupati Pidie Sarjani Abdullah saat menggelar rapat penetapan transisi darurat, Kamis (8/1/2026) (Foto.IST)

Bupati Pidie Sarjani Abdullah saat menggelar rapat penetapan transisi darurat, Kamis (8/1/2026) (Foto.IST)

Sigli – Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah menetapkan status transisi darurat ke pemulihan pascabanjir di wilayahnya. Status ini menjadi fase peralihan dari tanggap darurat menuju rehabilitasi dan rekonstruksi.

Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Pidie Nomor 362/33/KEP.40/2026, yang ditetapkan setelah evaluasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, BPBD, TNI–Polri, dan dinas terkait, Rabu, 7 Januari 2026.

Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, mengatakan penetapan status transisi didasarkan pada sejumlah pertimbangan, antara lain perpanjangan status tanggap darurat sebelumnya, dukungan Forkopimda, serta permohonan resmi dari Kepala Pelaksana BPBD Pidie.

Baca Juga :  PWI Aceh Angkat Firnalis Jadi Ketua PWI Simeulue

“Status transisi ini berlaku selama 180 hari, mulai 8 Januari hingga 6 Juli 2026,” kata Andi, Kamis.
Menurut dia, meski memasuki masa transisi, sistem komando darurat bencana tetap diaktifkan guna menjamin percepatan penanganan dampak banjir.

Pemerintah daerah akan memfokuskan upaya pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, perbaikan infrastruktur terdampak, serta pendataan kerusakan dan kerugian secara menyeluruh.

Baca Juga :  DPP Pemuda Aceh Bersatu Harap Mendagri Restui Wahyudi Sebagai Pj Bupati Pidie

Bupati juga meminta BPBD melalui Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) bersama dinas terkait untuk mempercepat pendataan secara detail dan meningkatkan koordinasi lintas sektor.

“Pemkab Pidie akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Aceh, pemerintah pusat, TNI–Polri, serta relawan agar proses pemulihan berjalan optimal,” ujar Andi.

Ia menambahkan, penetapan status transisi darurat diharapkan menjadi landasan awal bagi penyusunan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus mempercepat pemulihan sosial, ekonomi, dan infrastruktur masyarakat.

Baca Juga :  Untuk Cegah Korupsi, Akhirnya Inspektorat Aceh Singkil Audit 5 Proyek Strategis 

Bupati Pidie juga mengimbau warga tetap waspada, terutama yang bermukim di kawasan rawan bencana, mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Pemerintah daerah berkomitmen bekerja cepat, terukur, dan tanggap. Kami mohon doa serta dukungan seluruh masyarakat,” kata Andi.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Amir Sagita

Share :

Baca Juga

Daerah

BSI Adakan Kerja Sama Strategis dengan PLN UIW Aceh

Daerah

Program Jaksa Masuk Sekolah, Kejati Aceh Gelar Penyuluhan Hukum

Aceh Timur

Polres Aceh Timur Musnahkan 5 Kilogram Barang Bukti Sabu

Daerah

Kakanwil Ditjenpas Aceh Tinjau Dampak Banjir di LPP Sigli

Daerah

Pj Gubernur Aceh Kembali Tinjau Penyiapan Venue PON

Daerah

PT SBA Buka Puasa Bareng Wartawan di Aceh, Ini Harapanya!

Daerah

Kapolresta Banda Aceh : Polri Siap Mengawal Pemilu Hingga Berjalan Sukses

Daerah

Update Kasus Beasiswa, Dirreskrimsus: Perlu Sinkronisasi Ulang Antara Penyidik dengan JPU