Banda Aceh — Sejumlah kader dan pengurus Al Jam’iyatul Washliyah Aceh menyampaikan ucapan selamat sekaligus dukungan atas penunjukan Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I. sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh.
Penunjukan Muhsin tertuang dalam Surat Gubernur melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Nomor: PEG.821.22/11/2026 yang berlaku sejak Rabu, 14 Januari 2026.
Para kader Al Washliyah menilai penetapan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada sosok yang memiliki kapasitas akademik, pengalaman birokrasi, serta kedekatan dengan dinamika pendidikan dayah di Aceh.
Muhsin juga dikenal sebagai kader Al Washliyah yang memahami dunia dayah secara utuh, baik dari sisi keagamaan, akademik, maupun tata kelola kelembagaan. Selain itu, ia dipandang sebagai pribadi yang santun, komunikatif, agamis dan tenang, serta memiliki komitmen kuat dalam memajukan pendidikan keislaman.
“Kami melihat Bapak Muhsin sebagai figur yang mumpuni dan memiliki visi pemberdayaan umat. Pengangkatan beliau sebagai Plh merupakan langkah yang tepat dan strategis,” ujar Adnin AS, Kader Al Washliyah sekaligus Dewan Pertimbangan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Aceh, Jumat (16/1/2026).
Dukungan terhadap Muhsin juga datang dari berbagai unsur, mulai dari kalangan dai, pengajar dayah, hingga organisasi yang berafiliasi dengan Al Washliyah. Mereka menilai Muhsin memiliki kemampuan membangun jejaring dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah maupun lembaga-lembaga pendidikan.
Kader Al Washliyah berharap penunjukan Muhsin dapat memperkuat tata kelola pendidikan dayah di Aceh, memperluas akses pembinaan bagi santri, serta melahirkan program-program pemberdayaan yang berdampak bagi masyarakat.
“Kami mendoakan agar beliau mampu menjalankan amanah ini dengan baik, menjaga nilai-nilai tradisional dayah, sekaligus membawa dunia pendidikan dayah ke arah yang lebih progresif,” sambung Adnin.
Kader Al Washliyah juga menyatakan siap bersinergi dan mendukung kebijakan strategis Dinas Pendidikan Dayah Aceh, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya santri serta penguatan peran dayah sebagai pilar pendidikan, keislaman, dan pemberdayaan umat di Aceh.
Editor: Amiruddin. MK









