Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Selasa, 10 Juni 2025 - 18:28 WIB

Halal Bi Halal Iduladha 1446 H, Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas

mm Redaksi

Halal Bi Halal Iduladha 1446 H, Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas. Foto: Humas Disdik Aceh

Halal Bi Halal Iduladha 1446 H, Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas. Foto: Humas Disdik Aceh

Banda Aceh — Dinas Pendidikan Aceh menggelar Halal Bi Halal Iduladha 1446 Hijriah di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Selasa, 10 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi momen silaturahmi sekaligus refleksi spiritual bagi seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Aceh.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, ST., D.E.A., dalam sambutannya mengajak seluruh civitas untuk menjadikan Iduladha sebagai momentum introspeksi dan penanaman nilai pengorbanan. Ia mencontohkan kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sebagai teladan keteguhan hati dan keikhlasan yang relevan dengan tugas mendidik generasi muda Aceh.

Baca Juga :  IKA USK Ikut Reboisasi Pantai di Mangrove Park Lampulo

“Mudah-mudahan dari kisah pengorbanan Nabi Ibrahim dan Ismail, kita belajar bahwa dalam kondisi seberat apapun, semangat pengorbanan dan keteguhan hati harus terus kita tanamkan, termasuk dalam hal mendidik anak-anak Aceh agar memiliki karakter dan integritas seperti Nabi Ismail,” ujarnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Safrizal Minta Peternak Lapor Jika Ternak Terindikasi PMK

Marthunis juga menekankan pentingnya kekompakan dan kerja ikhlas antarpegawai dalam meningkatkan pelayanan pendidikan. Ia turut mengajak para orang tua untuk meneladani pola asuh Nabi Ibrahim dan berperan aktif dalam membentuk karakter anak.

“Anak-anak kita tidak akan tumbuh sesuai harapan jika kita, para orang tua, tidak kreatif, tidak produktif, dan tidak kompak,” tegasnya di hadapan para pejabat eselon III dan IV.

Baca Juga :  Pantaskah Aku Menyandang Gelar "Guru"?

Menurutnya, tujuan utama pendidikan adalah membentuk siswa yang unggul, baik secara moral maupun intelektual. “Kuncinya adalah integritas dan kompetensi. Bila dua hal ini tertanam sejak dini, maka kita bisa berharap melahirkan generasi tangguh di masa depan,” pungkas Marthunis.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

News

Penegakkan SI, Kadis Syariat Islam Apresiasi langkah WaliKota

Daerah

BP3MI Aceh : USK diusulkan tempat seleksi bahasa bagi CPMI Asal aceh

News

Gubernur Aceh Pimpin Apel Pagi Pasca Idul Fitri, Ajak Pegawai Disiplin Kerja

Pendidikan

Densus 88 Ajak Mahasiswa Poltekkes Aceh Tangkal Paham Radikal

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe: Saya Tidak Akan Tinggal Diam, Bantuan Harus Masuk, Alam Harus Dipulihkan

Nasional

Gubernur Aceh Dampingi Presiden Prabowo Tinggalkan Banda Aceh Usai Kunjungan Bencana

Pendidikan

Sekda Aceh Serahkan 109 SK PPPK Tenaga Guru di Simeulue

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Pastikan Dana Bencana Sesuai Regulasi