Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh menyambut kedatangan 74 mahasiswa beserta sejumlah dosen pembimbing dari Program Studi Ilmu Administrasi Publik (IAP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (FISIP UMSU) di Balai Kota Banda Aceh, Rabu (21/1/2026).
Sebanyak 74 mahasiswa yang berasal dari Kota Medan tersebut akan melaksanakan Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) di sejumlah instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh selama 10 hari ke depan.
Acara penyambutan berlangsung di Balee Keurukon, Gedung B, Balai Kota Banda Aceh. Hadir mewakili Pemerintah Kota Banda Aceh, Asisten Administrasi Umum Setdako Banda Aceh, M. Nurdin, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Said Fauzan, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya, M. Nurdin menyampaikan permohonan maaf karena Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, berhalangan hadir secara langsung akibat adanya tugas dinas mendadak.
“Sejatinya adik-adik mahasiswa akan disambut langsung oleh Bapak Wakil Wali Kota, namun beliau berhalangan hadir karena agenda dinas yang tidak bisa ditinggalkan,” ujar M. Nurdin.
Ia juga menyampaikan pesan khusus dari Wakil Wali Kota Banda Aceh kepada seluruh kepala OPD yang menjadi lokasi PPL mahasiswa UMSU.
“Pesan dari Pak Wakil, selama 10 hari ke depan mohon adik-adik mahasiswa ini diterima dengan baik di tempat bapak dan ibu sekalian,” katanya.
M. Nurdin menekankan bahwa pelaksanaan PPL mahasiswa IAP FISIP UMSU membutuhkan pendalaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing OPD, serta disesuaikan dengan topik yang diangkat oleh setiap kelompok mahasiswa.
“PPL ini bukan seperti PKL biasa. Kami berharap OPD dapat memberikan informasi yang lengkap, termasuk membuka ruang diskusi agar mahasiswa benar-benar mendapatkan pengalaman dan pemahaman yang komprehensif,” ujarnya.

Di akhir sambutan, M. Nurdin juga mengajak para mahasiswa untuk mengenal lebih dekat Kota Banda Aceh dengan mengunjungi berbagai destinasi wisata yang ada.
“Kota Banda Aceh dikenal dengan wisata religi, heritage, hingga edukasi tsunami. Warkop juga banyak, hati-hati godaannya bisa bikin berat badan naik,” ujarnya disambut tawa para hadirin.
Kegiatan penyambutan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan ditutup dengan penyerahan cinderamata dari delegasi UMSU kepada Pemerintah Kota Banda Aceh, serta sesi foto bersama.
Editor: Amiruddin. MK









