Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:37 WIB

Pascabanjir, Aktivitas Pendidikan Dayah Aceh Mulai Pulih, Pemprov Siapkan Dukungan

mm Redaksi

Jakarta – Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., melaporkan perkembangan terkini pendidikan dayah pascabencana banjir kepada Gubernur Aceh, H. Muzakkir Manaf, di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Muhsin menyampaikan bahwa secara umum aktivitas pendidikan dayah di Aceh mulai berjalan kembali. Sebagian besar dayah telah membuka proses belajar mengajar, seiring kembalinya para santri ke lingkungan pendidikan masing-masing setelah sempat terdampak banjir.

Baca Juga :  Kadisdik Tinjau Pelaksanaan PPDB di SMAN 4 Banda Aceh

Meski demikian, pemulihan belum sepenuhnya tuntas. Beberapa santri masih belum bisa kembali ke dayah karena menjadi korban langsung banjir dan masih berada di rumah keluarga. Kerusakan harta benda, termasuk kitab dan perlengkapan belajar, juga menjadi kendala.

“Banyak santri kehilangan kitab dan perlengkapan mondok. Saat ini mereka belum memiliki kemampuan untuk membeli kembali kebutuhan tersebut,” ujar Muhsin. Ia menambahkan bahwa dayah-dayah memerlukan dukungan mendesak berupa kitab, kasur, lemari, tempat tidur, serta perlengkapan dasar lainnya agar aktivitas pendidikan dapat berlangsung normal.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2025

Muhsin menegaskan, keberlanjutan pendidikan dayah pascabencana tidak hanya menyangkut proses belajar mengajar, tetapi juga pemulihan kehidupan santri secara menyeluruh di lingkungan dayah.

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Aceh, H. Muzakkir Manaf, menyatakan komitmen Pemerintah Aceh untuk menyiapkan langkah konkret dalam mendukung pemulihan pendidikan dayah. Pemerintah akan mencari solusi terbaik agar para santri dapat kembali belajar dengan layak dan nyaman.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Aceh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Banjir di Langkahan Aceh Utara

“Pendidikan dayah merupakan bagian penting dari identitas dan pendidikan keislaman di Aceh. Pemerintah Aceh berkewajiban memastikan keberlangsungannya, termasuk dalam situasi pascabencana,” ujar Mualem.

Pemerintah Aceh menegaskan bahwa upaya pemulihan pendidikan dayah akan menjadi bagian dari agenda pemulihan pascabencana secara menyeluruh, dengan harapan aktivitas pendidikan kembali normal dan kepercayaan masyarakat terhadap keberlangsungan pendidikan tetap terjaga.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

Daerah

Disdik Aceh Umumkan Mekanisme Seleksi PPDB SMA Berasrama Tahun Ajaran 2025/2026

Pemerintah Aceh

Kak Na Apresiasi Peran Arsitek dalam Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascatsunami Aceh

News

Aceh Luncurkan Program “Satu Data” untuk Dorong Tata Kelola Pemerintahan yang Efisien

Pendidikan

Pemerintah Aceh Sabet Penghargaan Pemprov Peduli Talenta dari Kemdikbud Ristek

News

Istri Wagub Aceh Ajak Masyarakat Belanja Takjil Produk UMKM Lokal

Pemerintah Aceh

Jelang MTQ Nasional XXXI, Pemerintah Aceh Gelar TC Tahap III untuk Kafilah Aceh

Daerah

Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Banda Aceh Luncurkan Ralina Seuramo Aksara