Aceh Barat Daya – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai bagian awal penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dikilla Bappeda Abdya itu dibuka Bupati Abdya Dr. Safaruddin, S.Sos., MSP melalui Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Amrizal.
Forum tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kabupaten (Forkopimkab), para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), serta pemangku kepentingan lintas sektor.
Dalam sambutannya, Amrizal menyampaikan bahwa FKP menjadi tahapan strategis untuk menjaring aspirasi publik sebelum dokumen RKPD ditetapkan.
Ia menegaskan, forum ini merupakan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengharuskan pemerintah daerah melibatkan masyarakat sejak fase awal perencanaan pembangunan.
Menurut Amrizal, FKP bertujuan menghimpun masukan masyarakat, menyelaraskan usulan dengan kemampuan anggaran daerah, serta membangun kesepakatan bersama terhadap prioritas pembangunan tahun 2027.
Selain itu, forum ini juga diarahkan untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan daerah.
“Seluruh masukan akan digunakan untuk menyempurnakan Rancangan Awal RKPD 2027 agar selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Amrizal.
Ia menjelaskan, arah pembangunan Abdya berlandaskan visi Aceh Barat Daya Maju dan Masyarakat Sejahtera yang dijabarkan dalam delapan misi pembangunan daerah.
Misi tersebut mencakup penguatan syariat Islam, peningkatan kualitas sumber daya manusia berbasis ilmu pengetahuan dan agama, pembangunan infrastruktur terintegrasi, serta penguatan ekonomi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan layanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, pemberdayaan perempuan dan pemuda, pengembangan sektor unggulan pertanian, kelautan, serta pariwisata, dan reformasi birokrasi berbasis digital.
Sejalan dengan misi tersebut, RKPD Abdya Tahun 2027 mengusung tema peningkatan infrastruktur pendukung, pemberdayaan masyarakat, produktivitas sektor unggulan berbasis teknologi, serta pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang berkualitas dan berkeadilan.
Amrizal menambahkan, fokus pembangunan ke depan diarahkan pada peningkatan konektivitas jalan produksi dan jembatan antar desa, perluasan akses telekomunikasi wilayah terpencil, serta pengembangan energi ramah lingkungan.
Pemerintah daerah juga menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai prioritas, termasuk penguatan peran perempuan, pemuda, dan kelompok rentan.
Di sektor ekonomi, Pemkab Abdya mendorong peningkatan produktivitas berbasis teknologi serta penguatan ekonomi kerakyatan melalui pendampingan UMKM dan pengembangan wirausaha muda.
Amrizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan masukan yang konstruktif dan realistis.
Ia juga meminta seluruh kepala OPD merancang program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Perencanaan 2027 harus mampu menghadirkan pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar









