Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, secara resmi melepas mahasiswa beserta pendamping lapangan dalam Program Mahasiswa Berdampak Tahun 2026 Universitas Teuku Umar (UTU). Pelepasan berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Kamis (6/2/2026).
Dalam sambutannya, Said Fadheil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada UTU, khususnya Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), yang secara konsisten menghadirkan program pengabdian masyarakat yang nyata dan relevan dengan kebutuhan warga, terutama dalam konteks pemulihan pascabencana.
Ia menyebutkan bahwa sejumlah gampong di Aceh Barat, seperti Gampong Lawet dan Gampong Jambak, masih membutuhkan pendampingan pasca banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
“Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan energi baru, memperkuat semangat pemulihan, serta menumbuhkan harapan dan kepercayaan masyarakat,” ujar Said Fadheil.
Wabup juga berpesan agar para mahasiswa menjalankan pengabdian dengan menjunjung tinggi etika, menghormati adat dan budaya setempat, serta memposisikan diri sebagai mitra masyarakat.
“Turunlah ke lapangan dengan sikap rendah hati, belajar bersama masyarakat, mendengarkan dengan baik, dan berkontribusi secara nyata sesuai kemampuan kalian,” pesannya.
Selain itu, Said Fadheil meminta para dosen dan pembimbing lapangan untuk terus memberikan pendampingan maksimal agar program berjalan terarah dan benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Barat mendukung penuh kegiatan ini. Kami berharap program ini menjadi contoh kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang tangguh dan mandiri,” pungkasnya.
Editor: Amiruddin. MK













