Home / Kesehatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:48 WIB

Puskesmas Banda Aceh Raih Berbagai Penghargaan dalam Layanan Kesehatan 2025

mm Redaksi

Foto bersama usai penyerahan penghargaan bagi Puskesmas berprestasi dalam kegiatan Penyampaian Capaian Kinerja Fasilitas Kesehatan dan Pemanfaatan Digitalisasi Tahun 2025 di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Kamis (5/2/2026). Foto: Dok. Dinkes Kota Banda Aceh

Foto bersama usai penyerahan penghargaan bagi Puskesmas berprestasi dalam kegiatan Penyampaian Capaian Kinerja Fasilitas Kesehatan dan Pemanfaatan Digitalisasi Tahun 2025 di Hotel Permata Hati, Banda Aceh, Kamis (5/2/2026). Foto: Dok. Dinkes Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Puskesmas di Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam kegiatan Penyampaian Capaian Kinerja Fasilitas Kesehatan dan Efektivitas Pemanfaatan Digitalisasi Tahun 2025 yang digelar oleh BPJS Kesehatan di Hotel Permata Hati, Kamis (5/2/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang apresiasi atas komitmen dan kinerja fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan optimal kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si., menekankan bahwa pencapaian tersebut merupakan bukti keberhasilan penguatan kesehatan primer, yang menjadi prioritas utama layanan Pemerintah Kota Banda Aceh. Menurutnya, Puskesmas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjamin akses layanan kesehatan berkualitas dan berkesinambungan bagi masyarakat.

Baca Juga :  JKN Bantu Pensiunan di Aceh Utara Dapatkan Layanan Kesehatan Tanpa Khawatir Biaya

“Penghargaan ini bukan semata-mata pencapaian institusi, tetapi mencerminkan konsistensi Puskesmas dalam menjalankan fungsi promotif dan preventif, memperluas jangkauan layanan, serta meningkatkan efektivitas pemanfaatan sistem kesehatan digital,” ujar Wahyudi.

Dalam kegiatan ini, sejumlah Puskesmas meraih penghargaan berdasarkan indikator kinerja pelayanan kesehatan tahun 2025:

  • Puskesmas Jeulingke: Puskesmas Terbaik dalam Capaian Skrining Riwayat Kesehatan Tahun 2025, sebagai bukti keberhasilan deteksi dini risiko penyakit di masyarakat.

  • Puskesmas Batoh: Puskesmas Terbaik dalam Capaian Rekrutmen Peserta Prolanis Tahun 2025, menunjukkan optimalisasi pengelolaan layanan penyakit kronis secara berkelanjutan dan terintegrasi.

  • Puskesmas Kuta Alam, Puskesmas Baiturrahman, Puskesmas Jaya Baru, Puskesmas Banda Raya, Puskesmas Lampaseh, Puskesmas Kopelma Darussalam, dan Puskesmas Ulee Kareng: Penghargaan atas Komitmen Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam implementasi integrasi P-Care, Integrasi Online, dan I-Care, mendukung transformasi layanan digital kesehatan.

  • Puskesmas Kuta Alam: Kembali mencatat prestasi dengan diraihnya penghargaan sebagai Puskesmas Terbaik Capaian Angka Kontak Tahun 2025, mencerminkan meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan kesehatan primer.

Baca Juga :  Ketua TP-PKK Aceh Besar Nilai Lomba Posyandu Rindam IM Peringati HUT ke-80 Persit

Wahyudi menegaskan, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh akan terus mendorong peningkatan kinerja Puskesmas melalui penguatan sumber daya manusia, penyediaan sarana-prasarana, serta optimalisasi sistem informasi kesehatan yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga :  Atasi Persoalan TBC, Mendagri Minta Kepala Daerah Gunakan Otoritas Lakukan Penanganan

“Ke depan, kami berkomitmen memastikan Puskesmas tidak hanya unggul dari sisi indikator capaian, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang responsif, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat. Inilah landasan utama dalam mewujudkan sistem kesehatan daerah yang tangguh dan berkelanjutan,” tegasnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Pemerintah Aceh Gelar Rakor Bahas Pengolahan Limbah B3 Medis

Banda Aceh

Bappeda Banda Aceh Gelar Sosialisasi Penyusunan Data Ansit untuk Percepatan Penurunan Stunting

Aceh Barat Daya

Tim Dokter Umum RSUTP Juara Dramatisasi BHD

Daerah

Pemerintah Aceh Waspadai Ancaman TBC dan Campak di Pengungsian Pascabencana Banjir dan Longsor

Kesehatan

Atasi Persoalan TBC, Mendagri Minta Kepala Daerah Gunakan Otoritas Lakukan Penanganan

Kesehatan

Capaian Imunisasi di Pidie Masih Rendah

Daerah

Wagub Aceh Upayakan TPP Tenaga Kesehatan RSUDZA

Kesehatan

Pemko Imbau Warga Pemilik HPR Datangi Lokasi Vaksinasi Rabies