Home / Aceh Barat Daya / Daerah

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:19 WIB

Perumdam Tirta Abdya Pemulihan Air Bersih di Aceh Tengah

mm Teuku Nizar

Petugas Perumdam Tirta Abdya memasang pompa air disalah satu tempat ibadah di Aceh Tengah. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Petugas Perumdam Tirta Abdya memasang pompa air disalah satu tempat ibadah di Aceh Tengah. Foto. Dok. Teukunizar/NOA.co.id

Aceh Tengah – Perumdam Tirta Abdya mempercepat pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tengah.

Tim teknisi turun langsung ke Kecamatan Linge pada Sabtu, 7 Februari 2026, untuk memperbaiki jaringan yang rusak sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Langkah cepat tersebut bertujuan untuk memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses air bersih dalam waktu sesingkat mungkin.

Perusahaan juga menggandeng relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Abdya agar proses penanganan berjalan lebih efektif.

Tim teknis Perumdam Tirta Abdya langsung melakukan pemeriksaan di sejumlah titik yang terdampak banjir.

Petugas memperbaiki pipa yang rusak, membersihkan instalasi, serta memastikan sistem distribusi kembali berfungsi normal.

Selain perbaikan jaringan, tim juga mengecek kondisi sumber air dan melakukan pengujian kualitas sebelum air dialirkan kembali ke rumah warga.

Baca Juga :  Hanya DTSEN 1-5 Berhak Terima Bantuan, Kabupaten Nagan Raya Terapkan Kebijakan Baru Mei 2025

Upaya ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat.

Plt Direktur Perumdam Tirta Abdya, Riza Ariffiandi, menegaskan bahwa pemulihan layanan air bersih menjadi prioritas utama setelah bencana.

“Air merupakan kebutuhan dasar. Pemulihan jaringan air bersih menjadi prioritas utama pasca bencana,” kata Riza, Rabu (11/2/2026).

Selain menangani infrastruktur, Perumdam Tirta Abdya juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat. Bantuan tersebut mencakup paket sembako dan perlengkapan kesehatan.

Relawan TIK Abdya membantu proses distribusi agar bantuan sampai tepat sasaran. Kehadiran relawan juga mempercepat pendataan kebutuhan warga di lapangan.

Program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung kondisi kesehatan selama masa pemulihan.

Perumdam Tirta Abdya memfokuskan kegiatan pada empat desa yang mengalami dampak cukup berat, yaitu Desa Kute Reje, Desa Jamat, Desa Lhongskiner, dan Desa Kute Payung.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Barat Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Ledakan Tabung Oksigen di Meulaboh

Di wilayah tersebut, banjir bandang merusak lingkungan serta mengganggu layanan dasar, termasuk akses air bersih. Tim bekerja secara bertahap agar seluruh jaringan kembali berfungsi.

Petugas juga berkoordinasi dengan aparat desa dan masyarakat setempat untuk mempercepat proses perbaikan.

Ketersediaan air bersih memegang peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat pascabencana.

Perumdam Tirta Abdya menargetkan pemulihan layanan secepat mungkin agar warga dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Tim lapangan juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penggunaan air yang higienis dan pentingnya menjaga kebersihan sumber air selama masa pemulihan.

Menurut Riza, percepatan pemulihan layanan air bersih dapat menekan risiko munculnya penyakit akibat keterbatasan air.

Baca Juga :  Babat Hutan di Simeulue Diduga Tanpa Izin, PT Raja Marga Belum Tersentuh Hukum

“Kami berupaya maksimal agar layanan segera kembali normal. Air bersih sangat penting untuk mendukung aktivitas dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Keterlibatan Perumdam Tirta Abdya dalam penanganan bencana menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pelayanan publik dan aksi kemanusiaan.

Perusahaan tidak hanya fokus pada wilayah layanan utama, tetapi juga siap membantu daerah lain yang membutuhkan.

Kolaborasi antara Perumdam, relawan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan percepatan pemulihan di lapangan.

Dukungan berbagai pihak membantu mempercepat perbaikan infrastruktur sekaligus distribusi bantuan.

Melalui langkah ini, Perumdam Tirta Abdya berharap masyarakat di Kecamatan Linge dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.

Perusahaan juga terus meningkatkan kesiapsiagaan agar mampu merespons kondisi darurat dengan lebih cepat di masa mendatang.

Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar

Share :

Baca Juga

Daerah

Majelis Hakim PT BNA Kuatkan Pidana Perkara Tambang Ilegal di Aceh Jaya

Daerah

Bahas Roadshow Bus KPK, Dewas KPK Audiensi dengan Pj Gubernur Aceh

Daerah

Tim Monitoring Posyandu Kemenkes Kunjungi Gampong Ingin Jaya

Daerah

Polres Pidie Jaya bersama Ditresnarkoba Polda Aceh Berhasil Bongkar Jaringan Narkoba Bersenpi

Aceh Besar

Jelang Ramadhan, Wagub Aceh dan Plt Sekda Aceh Besar Pastikan Stok Beras Aman

Daerah

Polda Aceh Kerahkan 228 Personel untuk Amankan Pawai Takbir Keliling Idulfitri 1446 H

Daerah

173 Warga Meninggal, Pemerintah Aceh Perbarui Data Korban Banjir dan Longsor Hingga 2 Desember 2025

Aceh Barat

Warga Masyarakat di Tiga Dusun Nyatakan Sikap Dukungan Bersama kepada Geuchik Desa Pasi Birah