Home / Internasional / Pemerintah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:07 WIB

Menlu Sugiono Bahas Kompas Diplomasi Indonesia bersama Mahasiswa

Farid Ismullah

Menlu Sugiono (Pertama Kiri) berdialog hangat dengan mahasiswa dari berbagai kampus di Kemenlu RI, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto : NOA.co.id/HO-Kemenlu RI).

Menlu Sugiono (Pertama Kiri) berdialog hangat dengan mahasiswa dari berbagai kampus di Kemenlu RI, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto : NOA.co.id/HO-Kemenlu RI).

Jakarta – Kementerian Luar Negeri pada Kamis (12/2) telah menyelenggarakan kegiatan “Sehari Bersama Kementerian Luar Negeri” yang diikuti 27 peserta dari 9 universitas mitra Nonton Bareng (Nobar) Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026. Kegiatan menghadirkan dialog langsung dengan Menteri Luar Negeri dan memperkuat pemahaman mahasiswa tentang diplomasi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global.

Dikutip dari laman Kemlu RI, Sabtu (14/2/2026), Sebanyak 18 mahasiswa dan 9 dosen pendamping mengikuti rangkaian agenda utama, yakni tur Gedung Pancasila, Bincang bersama Menteri Luar Negeri, visitasi ke Gedung Layanan Publik dan Pelindungan WNI, serta Meet the Diplomats yang merupakan sharing session bersama diplomat muda Kemlu.

Baca Juga :  Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Gempa di Jepang

Bincang bersama Menteri Luar Negeri Sugiono berlangsung cair dan interaktif, dipandu Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik. Diskusi mengangkat isu politik luar negeri Indonesia, perkembangan geopolitik global, peran pemuda dalam diplomasi, serta relevansi ASEAN di tengah tantangan kawasan.

Menlu menekankan pentingnya peran generasi muda dalam membentuk arah kebijakan luar negeri Indonesia. “Dalam 10–20 tahun ke depan, kalianlah para pemuda yang akan membentuk diskursus foreign policy Indonesia, kunci pembangunan Indonesia. Karena itu, perluas perspektif, bangun jejaring, dan siapkan diri menjadi bagian dari pengambil kebijakan,” ujar Menteri Luar Negeri Sugiono.

Baca Juga :  Kemenlu RI Berhasil Bebaskan WNI dari Ancaman Hukuman Mati

Menteri Luar Negeri juga mendorong organisasi mahasiswa Hubungan Internasional di berbagai kampus untuk semakin aktif, memperluas kolaborasi lintas jurusan, serta membangun jejaring dengan mahasiswa dari negara lain. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperkuat literasi global dan kapasitas diplomasi generasi muda.

Baca Juga :  DPRK Simeulue Gelar RDP Bahas Tata Ruang dan Rencana Qanun RT/RW

Melalui kunjungan ke Gedung Layanan Publik dan Pelindungan WNI, peserta memperoleh gambaran langsung mengenai mandat Kemlu dalam memberikan layanan kekonsuleran dan pelindungan WNI.

Rangkaian program Sehari Bersama Kementerian Luar Negeri ditutup dengan Meet the Diplomats yang memberikan ruang berbagi pengalaman karier dan tantangan diplomasi dari diplomat muda kepada para peserta.

Program Sehari Bersama Kementerian Luar Negeri menjadi bagian dari komitmen Kementerian Luar Negeri untuk mendekatkan diplomasi kepada publik, khususnya generasi muda, sekaligus menyiapkan calon-calon pemimpin yang adaptif terhadap dinamika global.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Jelang Peringatan HUT Ke-40, ASN Gotong Royong Bersihkan Kota Jantho 

Aceh Besar

Musrenbang Kecamatan Lembah Seulawah 2027: Masyarakat Antusias Ajukan Program Prioritas

Aceh Barat Daya

Wabup Abdya Ajak Pengusaha Muda Hidupkan Semangat MoU

Daerah

Aktivis Simeulue Kecam Inspektorat yang Ragu Audit Desa Bermasalah

Aceh Besar

Wakil Bupati Aceh Besar Lepas 42 JCH Kloter 5 di Masjid Sibreh

Daerah

Pemkab Bener Meriah Raih Prestasi Tingkat Nasional, Nama Yulita Anggraini Jadi Buah Bibir, Ibarat Akar Dalam Tanah

Internasional

Kemlu RI Buka Suara Terkait WNI vs Warga Bangladesh Baku Hantam di Malaysia

Pemerintah

Pj Gubernur dan Forkopimda Ikut Saksikan Pawai Kemerdekaan Bersama Ribuan Masyarakat