Home / Ekbis

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:10 WIB

Inflasi Aceh Januari 2026 Capai 6,09 Persen, Dampak Bencana Ganggu Distribusi Pangan

mm Redaksi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menyampaikan keterangan terkait perkembangan inflasi Aceh di Banda Aceh, Rabu (26/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menyampaikan keterangan terkait perkembangan inflasi Aceh di Banda Aceh, Rabu (26/2/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Inflasi Provinsi Aceh hingga Januari 2026 tercatat sebesar 6,09 persen secara tahunan (year on year). Sementara itu, inflasi bulanan pada Januari 2026 mencapai 3,55 persen.

Kenaikan inflasi ini dipicu oleh dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, yang mengganggu jalur distribusi serta produksi sejumlah komoditas strategis di berbagai daerah.

Baca Juga :  Sinergi dengan Kemenkeu, BSI Perkuat Kemitraan Pengelolaan Kas Negara

Tekanan harga terutama berasal dari komoditas pangan seperti beras, bawang merah, dan cabai merah. Selain itu, penyesuaian tarif listrik dan angkutan udara turut memberikan andil terhadap kenaikan inflasi.

Gangguan pasokan menyebabkan lonjakan harga di sejumlah wilayah, antara lain Banda Aceh, Lhokseumawe, Meulaboh, Takengon, dan Kuala Simpang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, menyampaikan bahwa tekanan inflasi terutama disebabkan oleh terganggunya distribusi pascabencana.

Baca Juga :  Optimalisasi Selesai, Seluruh Layanan BYOND by BSI Kembali Normal

Menurutnya, seiring dengan perbaikan infrastruktur dan mulai normalnya pasokan barang, inflasi diharapkan dapat lebih terkendali pada bulan-bulan mendatang.

Bank Indonesia bersama Pemerintah Aceh dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat langkah stabilisasi melalui pengendalian harga, kelancaran distribusi bahan pokok, serta pelaksanaan operasi pasar guna menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga :  BSI Adakan Pasar Murah 1.000 Paket Sembako

Di akhir keterangannya, Agus Chusaini juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola belanja bijak dengan membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Kami mengajak masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Konsumsi yang bijak akan membantu menjaga stabilitas harga di tengah proses pemulihan distribusi,” ujar Agus.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Gubernur BI Optimis Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat Meski Suku Bunga Tinggi

Ekbis

Wamendagri dan Walikota Banda Aceh Kunjungi Landmark BSI Aceh dalam Rangka Semiloka “Road to Launching Banda Aceh Kota Parfum Indonesia

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Cetak Sawah Baru 123 Hektar untuk Kompensasi Jalan Tol Sibanceh

Ekbis

Dirut Bank Aceh Bekali Ribuan Mahasiswa Baru USK Melek Finansial, Waspadai Judol dan Pinjol

Ekbis

Kolaborasi BUMN Diperkuat, BSI Aceh Sambut Anggota Komisi VI DPR RI

Ekbis

Hery Gunardi Dinobatkan CEO of The Year dan BSI Sebagai Bank Syariah Terbaik

Daerah

Persiraja dan BSI Gelar MoU, Sepak Bola Aceh Lantak Laju

Ekbis

Silaturahmi BSI Aceh dengan Wakil Gubernur Aceh: Memperkuat Kolaborasi untuk Mendorong Pembangunan Ekonomi Syariah di Aceh