Home / Berita

Jumat, 14 November 2025 - 15:25 WIB

Aceh Bergerak Latih 50 Perempuan Kuasai Kreator Digital Kolaborasi dengan Paragon

Redaksi

Foto Bersama Usai Pelatihan Perempuan Kreatif Digital di Kantor Dinas Pendidikan Aceh, Kamis (13/11/2025).

Foto Bersama Usai Pelatihan Perempuan Kreatif Digital di Kantor Dinas Pendidikan Aceh, Kamis (13/11/2025).

Banda Aceh – Sebanyak lima puluh perempuan muda, wirausaha, hingga Ibu Rumah Tangga di Aceh dilatih jadi content creator dan digital marketing. Kegiatan yang digelar Yayasan Aceh Bergerak ini bekerja sama dengan Paragon Corp di Aula Dinas Pendidikan Aceh, Kamis, 13 November 2025.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin menilai, kegiatan menjadi langkah nyata dalam membuka ruang bagi perempuan Aceh agar lebih berdaya dan berpengaruh di dunia digital yang kini menjadi panggung utama opini dan ekonomi. Ia menyebut, perempuan Aceh sejak zaman dahulu telah berada di garis depan perjuangan, dan kini harus tampil kembali memimpin dalam era digital.

Baca Juga :  Diskominsa Aceh Barat Gelar Forum Satu Data Indonesia, Dorong Sinergi Pembangunan Berbasis Data

“Perempuan Aceh sejak zaman Kesultanan sudah berada di depan, seperti Cut Nyak Dhien, Cut Nyak Mutia hingga Laksamana Keumalahayati menjadi komandan perang. Hari ini, medan perjuangannya berbeda, bukan di medan perang, tapi di media sosial,” ujarnya.

Murthala mengingatkan, agar para peserta tidak hanya fokus pada popularitas, melainkan pada nilai dan dampak dari setiap konten yang mereka hasilkan.

“Buatlah konten yang mendidik, bermanfaat, dan bernilai kebaikan, agar setiap karya yang kalian unggah juga dicatat sebagai ibadah,” pesannya.

Baca Juga :  KUR Syariah dan SRC Dorong UMKM Aceh Naik Kelas

Sementara itu, Ketua Yayasan Aceh Bergerak, Eva Hazmaini mengatakan kegiatan ini difokuskan pada pemberdayaan perempuan agar mereka lebih percaya diri menempati ruang digital.

“Ada lebih dari 500 orang yang mendaftar, tapi hanya 50 yang bisa kami terima. Ini menunjukkan antusiasme besar perempuan Aceh untuk belajar dan berkembang di dunia kreatif,” ujarnya.

Eva menyebut, pelatihan ini memadukan teori dan praktik. Peserta belajar teknik dasar pembuatan konten visual, penulisan narasi promosi, hingga strategi pemasaran digital melalui berbagai platform seperti Instagram, TikTok, dan marketplace daring.

Baca Juga :  Gubernur Aceh dan DPRA Sepakat Percepat Pembahasan APBA 2026

Melalui program ini, kata dia para peserta diarahkan untuk menemukan keunikan produk dan kisah mereka sendiri, lalu mengemasnya menjadi konten yang inspiratif dan bernilai ekonomi.

Eva mengatakan, dengan keterampilan baru ini, para peserta diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, serta membawa nilai-nilai positif dalam ekosistem digital.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan digital di Aceh, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam menggerakkan perubahan sosial dan ekonomi,” kata Eva.

Editor: Amiruddin. MKReporter:

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wali Kota Illiza Ajak Warga Banda Aceh Aktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk Kemudahan Layanan Publik

Berita

Disdukcapil Banda Aceh Imbau Warga Waspada Website Palsu Berkedok Layanan Kependudukan

Berita

Ustaz di Aceh Ditangkap Usai Nikahi Bocah 11 Tahun, Modus Pakai Cerita Nabi

Berita

Kapolda Aceh Buka Lomba Kopi Saring HUT ke-80 Brimob

Aceh Barat

Wakil Bupati Aceh Barat Jamu Habib Sayyid Salim Bin Jindan, Bawa Berkah di Bulan Maulid

Banda Aceh

MPU Banda Aceh Terima Kunjungan MUI Langkat Bahas Penguatan Penerapan Syariat Islam

Berita

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Kepada Pemkab Aceh Tenggara Sebesar Rp500 Juta untuk 1.216 Mustahiq Produktif

Banda Aceh

Modus Janji Kerja, Gadis 16 Tahun Asal Aceh Dijual Jadi PSK di Malaysia