Home / Peristiwa

Senin, 24 November 2025 - 16:30 WIB

Akibat Mati Mesin, TNI AL Evakuasi Lima Penumpang Kapal Motor

Farid Ismullah

Guspurla Koarmada II berhasil mengevakuasi Lima orang penumpang dalam operasi SAR terhadap sebuah perahu KM Jolor yang mengalami kerusakan mesin di Perairan Makassar, Senin (24/11/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

Guspurla Koarmada II berhasil mengevakuasi Lima orang penumpang dalam operasi SAR terhadap sebuah perahu KM Jolor yang mengalami kerusakan mesin di Perairan Makassar, Senin (24/11/2025). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

Jakarta – TNI AL kembali menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di laut. Kali ini, KRI Hiu-634 di bawah Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II berhasil mengevakuasi 5 orang penumpang dalam operasi Search and Rescue (SAR) terhadap sebuah perahu KM Jolor yang mengalami kerusakan mesin di Perairan Makassar, Senin (24/11).

Kronologis kejadian berawal pada Senin siang (24/11) ketika KM Jolor mengalami mati mesin dan terombang-ambing di perairan Makassar. Dua puluh menit kemudian, pengawas jaga KRI Hiu-634 mendeteksi keberadaan perahu yang berada dalam kondisi distress. Prajurit TNI AL segera menggelar prosedur SAR dan mengevakuasi lima orang penumpang ke atas KRI Hiu-634. Selanjutnya, tim kesehatan kapal memberikan penanganan medis awal untuk memastikan kondisi para korban tetap stabil.

Baca Juga :  Frigate Terbesar Se-Asia Tenggara Milik TNI AL KRI Brawijaya-320 Tiba di Tanah Air

Lima orang penumpang yang berhasil dievakuasi dengan selamat yakni Risnawati (30), Haji Sampara (57), Rida (31), Rasmi (21), dan Rezki (29), seluruh korban dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi. Setelah KRI Hiu-634 tiba di Dermaga Kodaeral VI Makassar, seluruh korban kemudian dibawa menuju Rumkital Kodaeral VI Makassar untuk pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga :  Surya Padli Apresiasi Nelayan Kuala Baru Aceh Singkil Selamatkan Dua Nelayan Abdya

Bentuk keterlibatan prajurit TNI AL dalam operasi kemanusiaan seperti ini merupakan cerminan kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam menjaga keselamatan rakyat di wilayah perairan Indonesia, selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali bahwa prajurit Jalasena harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi sebagai bentuk nyata pengabdian TNI AL kepada bangsa dan negara.

Baca Juga :  Meninggal di Kamboja akibat Overdosis, Kemlu dan KBRI Urus Penanganan Jenazah WNI

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Jurnalis Jadi Korban Curanmor di Kawasan Sawah Besar

Daerah

Mendagri Dorong Percepatan Pendataan Rumah Rusak Pascabencana Sumatra

Internasional

37 WNI yang Dievakuasi Kemlu RI dari Suriah Tiba di Indonesia

Daerah

TNI Kebut Bangun Jembatan Bailey di Aceh

Internasional

400 WNI Korban Eksploitasi Online Scam Berhasil Dikeluarkan Dari Myawaddy Myanmar

Daerah

Kanwil Ditjenim Aceh Usulkan Evaluasi Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2016

Aceh Barat Daya

Pelajar Diusir Warga Saat Merokok Ditengah Sawah

Internasional

Thailand dan Kamboja sepakat gencatan senjata tanpa syarat