Aceh Barat Daya – Akmal Al-Qarasie, M.Sos resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Aceh Barat Daya periode 2026–2029.
Pemilihan tersebut berlangsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV BPC HIPMI Abdya di Aula Pendopo Bupati Aceh Barat Daya, Jalan Iskandar Muda, Blangpidie, Selasa (10/02/2026).
Forum Muscab sempat berlangsung dinamis karena adanya sejumlah pembahasan strategis. Namun, seluruh peserta akhirnya mencapai kesepakatan bersama. Musyawarah berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan penting bagi keberlanjutan organisasi.
Peserta Muscab yang hadir merupakan anggota aktif HIPMI Abdya serta unsur pengurus sebelumnya.
Mereka menyepakati Akmal Al-Qarasie sebagai ketua umum melalui mekanisme aklamasi setelah seluruh peserta menyatakan dukungan.
Selain menetapkan ketua umum, forum juga membentuk tim formatur. Tim ini akan menyusun struktur kepengurusan baru untuk periode 2026–2029.
Adapun tim formatur yang dipilih terdiri dari Ketua Demisioner Roni Guswandi, S.Pi, Jalisal Efendi, M.Pd, Fendi Satria Darusman, S.Ip, Julianda Saputra Siddique, SE, MM, dan Rusman, S.Pd.I.
Tim tersebut akan bekerja bersama ketua umum terpilih dalam merumuskan komposisi kepengurusan yang solid dan representatif.
Akmal Al-Qarasie menyampaikan komitmennya untuk membawa HIPMI Abdya menjadi organisasi yang lebih aktif dan berdampak.
Ia menegaskan fokus kepengurusannya pada penguatan kapasitas anggota serta peningkatan kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami akan membawa HIPMI Abdya ke arah yang lebih progresif, kolaboratif, dan berdaya saing. Organisasi ini harus menjadi rumah besar bagi pengusaha muda untuk berkembang dan berkontribusi bagi daerah,” ujar Akmal kepada media.
Ia menilai pengusaha muda memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Karena itu, HIPMI perlu hadir sebagai wadah pembinaan, jejaring usaha, serta pengembangan inovasi di kalangan generasi muda.
Menurut Akmal, kepengurusan ke depan juga akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, sektor swasta, serta lembaga keuangan. Langkah tersebut bertujuan membuka akses permodalan, pelatihan, dan peluang usaha bagi anggota HIPMI.
Muscab ke-IV ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap program kerja sebelumnya. Sejumlah peserta memberikan masukan agar HIPMI lebih aktif dalam kegiatan ekonomi produktif dan pemberdayaan UMKM di Aceh Barat Daya.
Ketua Demisioner Roni Guswandi berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan program yang sudah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan baru. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk tetap menjaga kekompakan organisasi.
“Kami berharap kepengurusan baru dapat membawa energi baru bagi HIPMI Abdya. Dukungan semua anggota sangat dibutuhkan agar organisasi ini semakin kuat dan bermanfaat,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya selama ini memberikan perhatian terhadap pengembangan kewirausahaan.
Program kerja yang inovatif dan kolaboratif menjadi kunci untuk menjawab tantangan dunia usaha ke depan.
Setelah struktur terbentuk, pengurus baru akan menyiapkan agenda kerja prioritas untuk tiga tahun mendatang.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar













