Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama perayaan Tahun Baru Imlek, bulan Ramadan, hingga masa libur dan cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga pemenuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pelayanan MBG tetap dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban, serta akuntabilitas dalam penyalurannya.
“Pelayanan MBG di bulan Ramadan serta libur Lebaran dan Imlek tetap berjalan dengan memperhatikan prinsip gizi seimbang, keamanan makanan, ketertiban, dan akuntabilitas,” ujar Dadan, seperti dilansir Bisnisupdate.com, Senin (16/2/2026).
Ia menjelaskan, program MBG akan tetap disalurkan secara penuh kepada kelompok prioritas, yakni ibu hamil, ibu menyusui, serta anak balita usia 6 hingga 59 bulan. Kelompok tersebut dinilai membutuhkan pemenuhan gizi secara berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan dan mencegah risiko stunting.
Sementara itu, untuk wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang tidak menjalankan ibadah puasa, pendistribusian MBG akan tetap mengikuti jadwal normal dengan menyediakan menu makanan siap santap.
Sedangkan di daerah dengan mayoritas penerima yang menjalankan ibadah puasa, MBG akan disalurkan dalam bentuk makanan kemasan sehat yang dapat dikonsumsi pada waktu yang sesuai.
BGN menilai keberlanjutan program MBG selama periode hari besar keagamaan dan libur nasional menjadi langkah strategis dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat tetap terjaga sepanjang tahun.
Selain berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan, program ini juga diharapkan terus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting secara nasional. []
Editor: RedaksiReporter: Redaksi











