Home / Ekbis / Pemerintah Aceh

Jumat, 4 September 2026 - 17:13 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

mm Redaksi

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin Thahir bersama Komisi VII DPRA melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin Thahir bersama Komisi VII DPRA melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Jakarta – Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I., M.Pd.I., bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Anggota DPRA Romi Syahputra. Audiensi membahas sejumlah agenda strategis, terutama terkait pemberdayaan ekonomi dayah, peringatan Hari Santri 2026, serta rencana pelaksanaan Expo Santri 2026.

Baca Juga :  Action Mobile Bank Aceh Semua Lebih Mudah

Pemberdayaan ekonomi dayah menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut. Dayah diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pembinaan keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi yang melibatkan para santri.

Pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan dayah dinilai dapat menjadi ruang bagi santri untuk mengasah keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan. Potensi tersebut selanjutnya dapat diarahkan menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberikan manfaat bagi dayah dan masyarakat.

Baca Juga :  Bunda PAUD Aceh Serukan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada persiapan Hari Santri 2026 yang menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dan kontribusi santri dalam berbagai bidang kehidupan.

Sementara itu, Expo Santri 2026 direncanakan menjadi wadah untuk menampilkan berbagai potensi, kreativitas, serta produk yang dihasilkan para santri dan dayah di Aceh.

Melalui kegiatan tersebut, produk dan karya santri diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas melalui dukungan ekosistem ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Kopi Tubruk Mok Kopi kini hadir di Jembatan Pante Pirak

Audiensi antara Disdik Dayah Aceh, Komisi VII DPRA dan Kementerian Ekonomi Kreatif juga diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan kapasitas dan kemandirian ekonomi dayah.

Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah tersebut dinilai penting agar potensi besar yang dimiliki dayah dan santri dapat dikembangkan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif di Aceh.[]

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Ekbis

Tren Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Ramah Lingkungan BSI Tumbuh 476%

Nasional

Malam Ini Mualem Terima Pena Emas, Sekda Nasir dan Dirut BAS Raih Award

Daerah

Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Kawasan Strategis Taman Kota Banda Aceh

Parlementaria

DPRA Tetapkan Aiyub Abbas Sebagai Ketua Badan Kehormatan Dewan

Ekbis

Muzakarah Saudagar Aceh Dorong UMKM Tembus Pasar Global

Nasional

Gubernur Aceh Bahas Investasi di Sektor Kesehatan dengan Investor Malaysia

Pemerintah Aceh

Aceh Berzikir, Wali Nanggroe Serukan Solidaritas Nasional untuk Pemulihan Aceh

Aceh Barat Daya

Akmal Al-Qarasie Siap Dorong Pengusaha Muda Lebih Progresif