Banda Aceh – Illiza Sa’aduddin Djamal kembali mempertegas komitmennya dalam merawat soliditas dan stabilitas kepemimpinan daerah dengan menggelar buka puasa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Wali Kota kawasan Blang Padang, Kamis (26/2/2026), berlangsung khidmat dan penuh kehangatan Ramadan. Momentum tersebut menjadi ajang strategis memperkuat sinergi lintas lembaga demi menjaga kondusivitas serta keberlanjutan pembangunan Kota Banda Aceh.
Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, Dandim 0101/KBA, Kapolresta Banda Aceh, Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh Suhendri, Ketua Pengadilan Negeri Banda Aceh Dr Teuku Syarafi, Ketua Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh Hj Dian Ingrasanti Lubis, serta Ketua MPU Kota Banda Aceh Tgk Syibral Malasyi.
Turut mendampingi Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, para asisten, serta jajaran SKPK Pemerintah Kota Banda Aceh.
Ramadan Momentum Perkuat Ukhuwah dan Amanah Kepemimpinan
Dalam sambutannya, Illiza yang akrab disapa Bunda Illiza menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum ibadah personal, tetapi juga ruang memperkuat ukhuwah dan kebersamaan dalam mengemban amanah kepemimpinan.

“Ramadan mengajarkan kita bahwa kebersamaan jauh lebih bermakna daripada sekadar pencapaian. Kebersamaan inilah yang menguatkan langkah, menjernihkan perbedaan, dan menyatukan tujuan dalam membangun kota,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai capaian pembangunan Banda Aceh tidak lahir dari satu institusi semata, melainkan hasil koordinasi intens, komunikasi terbuka, dan komitmen bersama seluruh unsur Forkopimda.
Stabilitas keamanan, kepastian hukum, serta harmoni sosial disebutnya sebagai fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi dan Stabilitas Kunci Pembangunan
Illiza menekankan bahwa sinergi yang telah terbangun harus terus dijaga, terlebih dalam menghadapi dinamika dan tantangan pembangunan ke depan.
“Tanpa stabilitas, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Tanpa komunikasi yang kuat, kebijakan tidak akan efektif. Karena itu, kolaborasi dan soliditas Forkopimda adalah kunci menjaga Banda Aceh tetap aman, religius, dan bermartabat,” tegasnya.
Momentum buka puasa bersama tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh pimpinan daerah untuk meluruskan niat pengabdian, menjaga integritas, serta memastikan setiap kebijakan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Acara ditutup dengan doa bersama, berbuka puasa, dan salat Magrib berjamaah dalam suasana penuh kekeluargaan, mencerminkan eratnya kebersamaan para pemimpin daerah di bawah kepemimpinan Wali Kota Illiza bersama Wakil Wali Kota Afdhal Khalilullah.
Editor: Amiruddin. MK










