Home / Peristiwa

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:04 WIB

Bus Aceh Dilempari Batu Lagi, Balita Nyaris Jadi Korban

mm Redaksi

Bus asal Aceh yang mengangkut rombongan SPS Aceh mengalami kerusakan pada bagian kaca samping setelah dilempari batu saat melintas di Simpang Marbau, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Minggu (7/6/2026) dini hari. Foto: Dok. Istimewa

Bus asal Aceh yang mengangkut rombongan SPS Aceh mengalami kerusakan pada bagian kaca samping setelah dilempari batu saat melintas di Simpang Marbau, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Minggu (7/6/2026) dini hari. Foto: Dok. Istimewa

Aek Kanopan – Teror terhadap kendaraan asal Aceh kembali terjadi di Sumatera Utara. Kali ini, bus berpelat BL 7917 AA rute Medan–Pekanbaru menjadi sasaran pelemparan batu oleh orang tak dikenal saat melintas di kawasan Simpang Marbau, Kampung Pajak, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Minggu (7/6/2026) sekitar Pukul 02.00 WIB dini hari.

Lemparan batu menghantam kaca samping kanan hingga pecah dan rontok seluruhnya. Yang mengkhawatirkan, bagian jendela yang menjadi sasaran berada tepat di samping kursi yang ditempati seorang perempuan bersama balita. Beruntung tidak ada korban luka, namun insiden itu memicu kepanikan di dalam bus yang sedang melaju.

Bus tersebut membawa puluhan penumpang, termasuk rombongan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh yang sedang menuju Pekanbaru untuk menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun SPS ke-80 pada Senin (8/6/2026). Di antara rombongan itu terdapat Barlian Erliadi yang dijadwalkan menjadi pembicara pada sesi talk show nasional dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Ketua LKSA Kunjungi Dinsos Aceh

Kevin, kernet bus, mengatakan kejadian berlangsung saat bus melintas di kawasan Simpang Marbau, Kampung Pajak. Setelah memastikan seluruh penumpang selamat, awak bus melakukan penanganan darurat agar perjalanan tetap dapat dilanjutkan.

Karena kaca rontok total, bagian yang rusak ditutup menggunakan terpal biru yang direkatkan dengan lakban. Kondisi itu membuat bus kehilangan kenyamanan dan keamanan sebagaimana mestinya. Sebagai armada full AC, bus tidak lagi dapat melaju normal karena angin kencang terus masuk ke dalam kabin melalui bagian yang rusak.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Respons Kasus Meninggalnya Diplomat Kemlu

Peristiwa ini bukan yang pertama. Sebelumnya, sejumlah kendaraan travel, mobil pribadi, hingga bus yang membawa rombongan Persiraja Banda Aceh juga pernah menjadi korban pelemparan batu di sejumlah ruas jalan Sumatera Utara. Namun hingga kini, kasus serupa terus berulang.

Salah seorang penumpang mengaku kejadian itu mengingatkannya pada pengalaman yang baru saja dialaminya.

“Belum lama ini mobil yang saya tumpangi juga dilempari batu. Sekarang bus yang saya tumpangi mengalami hal yang sama. Ini sudah sangat meresahkan,” katanya.

Barlian Erliadi menilai kejadian tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai gangguan biasa. Menurutnya, lemparan batu yang menghantam jendela di samping kursi perempuan dan balita menunjukkan betapa nyawa penumpang berada dalam ancaman nyata.

Baca Juga :  Plat BK di Aceh Banyak, Gubsu Jangan Bergaya Preman

“Kali ini perempuan dan balita selamat. Tapi sampai kapan keberuntungan itu ada? Jika batu itu mengenai kepala penumpang, akibatnya bisa fatal. Karena itu kami meminta kepolisian bertindak serius mengungkap pelaku dan mencegah kejadian serupa terulang,” ujar Barlian.

Ia juga meminta anggota DPR RI dari daerah pemilihan Aceh ikut menyuarakan persoalan tersebut di tingkat nasional. Menurutnya, rangkaian aksi pelemparan terhadap kendaraan yang membawa masyarakat Aceh sudah terlalu sering terjadi dan membutuhkan perhatian nyata dari semua pihak.

“Jangan menunggu korban jiwa. Negara harus hadir memberikan rasa aman bagi setiap warga yang menggunakan jalan umum,” tegas Barlian. (MTU)

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kapolsek Darul Ihsan Serahkan Bantuan Tanggap Darurat Kepada Korban Kebakaran

Peristiwa

Empat Unit Rumah Warga Terbakar di Langsa

Daerah

Mendagri Tegaskan Pemda Harus Terlibat dalam Pelindungan Anak dari Dampak Negatif Sistem Elektronik

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Serahkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Kebakaran di Lambiheu Siem

Daerah

LMND Apresiasi Dinsos Aceh Siagakan Tagana di Seluruh Daerah

Daerah

Gubernur Aceh Tidak Peduli terkait Pindahnya 4 Pulau Aceh Singkil ke Sumut

Daerah

Mendagri Diminta Presiden Prabowo Proses Bupati Aceh Selatan Buntut Umrah Saat Bencana

Nasional

Kakorlantas Dampingi Menhub Tutup One Way Lokal Presisi Tol Trans Jawa, Arus Balik Lebaran 2026 Terkendali