BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat berbagai langkah percepatan penurunan stunting melalui pendekatan yang menyentuh langsung masyarakat, mulai dari penguatan layanan Posyandu hingga peningkatan edukasi bagi keluarga.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal demi mewujudkan generasi yang sehat dan berkualitas.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak karena persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan asupan gizi, tetapi juga pola asuh, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, hingga kesadaran keluarga terhadap pentingnya pencegahan sejak dini.
“Kami harus terus berinovasi dan berkolaborasi dalam mewujudkan sistem kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, dikutip Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama dalam pemantauan tumbuh kembang anak, edukasi kesehatan ibu hamil, pemberian informasi gizi, serta deteksi dini risiko stunting.
Selain penguatan layanan kesehatan di tingkat masyarakat, edukasi keluarga juga terus diperkuat agar orang tua memiliki pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pola makan sehat, pemenuhan gizi seimbang, serta perhatian terhadap kesehatan anak sejak usia dini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, menyampaikan bahwa berbagai upaya yang dilakukan akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor agar intervensi yang dilakukan dapat berjalan lebih efektif.
Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting membutuhkan peran aktif seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, perangkat gampong, hingga masyarakat.
“Dengan persiapan yang matang dan kolaborasi lintas sektor, berbagai indikator kesehatan masyarakat termasuk penurunan stunting dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” katanya.
Pemerintah berharap berbagai langkah yang dilakukan, mulai dari penguatan Posyandu hingga edukasi keluarga, dapat mempercepat penurunan angka stunting dan memastikan setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh secara sehat, cerdas, dan optimal.(Adv)
Editor: RedaksiReporter: Redaksi











