Home / Pemko Banda Aceh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:58 WIB

Posyandu dan Puskesmas Jadi Garda Depan Penanganan Stunting di Banda Aceh

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh saat mengunjungi PAUD Nuruzzahra, pada Jumat (1/8/2025). Foto: Humas Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh saat mengunjungi PAUD Nuruzzahra, pada Jumat (1/8/2025). Foto: Humas Banda Aceh

Banda Aceh — Posyandu dan puskesmas terus menjadi garda depan dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting di Kota Banda Aceh melalui penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang balita, serta edukasi gizi bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Banda Aceh menilai peran posyandu dan puskesmas sangat penting karena menjadi layanan kesehatan terdekat yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita.

Wali Kota Banda Aceh mengatakan, penguatan pelayanan kesehatan dasar menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam menekan angka stunting di daerah tersebut.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama 2026, Lima Jabatan Strategis Diperebutkan

“Posyandu dan puskesmas memiliki peran strategis dalam memastikan anak-anak mendapatkan pemantauan kesehatan dan asupan gizi yang baik sejak dini,” ujarnya, dikutip pada Kamis (14/5/2026).

Melalui layanan yang tersedia, tenaga kesehatan dan kader posyandu secara rutin melakukan penimbangan balita, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemberian makanan tambahan, imunisasi, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat dan gizi seimbang.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Wali Kota Illiza: Wujud Kepedulian terhadap Stabilitas Harga

“Selain itu, pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting juga terus diperkuat agar intervensi kesehatan dan gizi dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Pemerintah kota turut mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader posyandu agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau aktif memanfaatkan layanan posyandu dan puskesmas untuk memantau pertumbuhan anak secara berkala sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini.

Baca Juga :  Illiza Tinjau Tiga Desa Terparah di Peusangan, Bantu Bersihkan Masjid dan Salurkan Logistik

“Pemko Banda Aceh memastikan dukungan terhadap fasilitas layanan kesehatan dasar akan terus diperkuat, baik dari sisi sarana, program kesehatan, maupun pendampingan kepada masyarakat,” kata Wali Kota.

Melalui peran aktif posyandu dan puskesmas tersebut, Pemerintah Kota Banda Aceh optimistis angka stunting dapat terus ditekan sehingga lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang. (Adv)

Editor: RedaksiReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Lantik 66 Pejabat Eselon III dan IV, Tekankan Kinerja Berbasis Hasil

Pemko Banda Aceh

Disdukcapil dan Pengadilan Negeri Banda Aceh Gelar Sidang Keliling, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan

Advetorial

Inflasi Banda Aceh Mulai Melandai, Pemko Andalkan Pasar Murah Jaga Daya Beli Warga

Pemko Banda Aceh

Wakil Wali Kota Banda Aceh Tinjau Gerakan Pangan Murah, 1.150 Paket Sembako Disubsidi

Pemko Banda Aceh

Tekan Inflasi dan Stabilkan Harga, Pemko Banda Aceh Hadirkan Pangan Murah untuk Warga

Pemko Banda Aceh

Diskominfotik Banda Aceh Kolaborasi dengan Kominsa Aceh dan BPS, Perkuat Integrasi Data

Banda Aceh

Banda Aceh Siapkan Early Warning System Digital untuk Mitigasi Banjir Kota

Pemko Banda Aceh

Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Jelang Pelantikan Keuchik Serentak 7 Februari 2026