Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Senin, 13 April 2026 - 14:35 WIB

Dinas Pendidikan Dayah Aceh Tetapkan 4 Program Prioritas untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan Dayah

mm Redaksi

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin. Foto: Dok. Istimewa

Plt Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dinas Pendidikan Dayah Aceh menetapkan empat program prioritas sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dayah di seluruh Aceh. Program ini dirancang untuk memperkuat peran dayah sebagai lembaga pendidikan berbasis keislaman yang mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari implementasi visi dan misi Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan Fadhlullah (Mualem–Dek Fadh), yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia berkualitas berlandaskan nilai-nilai syariat Islam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, pada Senin (13/4/2026), menyampaikan bahwa salah satu program utama adalah pengembangan Elektronik Data Tunggal Dayah (E-Datuda). Sistem ini bertujuan mengintegrasikan seluruh data dayah dalam satu platform digital yang akurat dan mudah diakses.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Dukung Aceh Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari HAM Sedunia 2025

Menurutnya, melalui E-Datuda, pemerintah dapat melakukan perencanaan serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, sistem ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pendidikan dayah di Aceh.

Program prioritas lainnya adalah peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan dayah. Dinas akan terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, serta berbagai program pengembangan kapasitas.

Baca Juga :  Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Langkah ini dinilai penting agar tenaga pendidik mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, sehingga lulusan dayah memiliki keseimbangan antara ilmu agama dan keterampilan yang relevan.

Tak hanya itu, Dinas Pendidikan Dayah Aceh juga mendorong pemberdayaan ekonomi bagi santri dan tenaga pengajar melalui pelatihan keterampilan hidup (life skill) dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan dayah.

Dengan program ini, santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga kemampuan praktis untuk mandiri secara ekonomi, sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal.

Baca Juga :  Ketua MAA Ajak Semua Pihak Hidupkan Kembali Semangat Pelestarian Adat

Sementara itu, program keempat adalah peningkatan sarana dan prasarana dayah. Pemerintah Aceh berkomitmen menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak, nyaman, dan mendukung proses belajar mengajar di seluruh wilayah.

Muhsin menegaskan bahwa keempat program prioritas tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memajukan pendidikan dayah di Aceh. Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaan program tersebut demi terwujudnya Aceh yang maju, bermartabat, dan tetap berpegang pada nilai-nilai syariat Islam.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

SMA Negeri 2 Patra Nusa Manyak Payed Terima Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2025-2026

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh M. Nasir Hadiri Rapat Pengurus APPSI di Bali, Bahas Penguatan Kelembagaan

Daerah

Kadisdik Aceh : Pj. Gubernur Aceh Dorong Lulusan Poltekkes Tingkatkan Layanan Kesehatan di Daerah Terpencil

Banda Aceh

Dinas Pendidikan Dayah Banda Aceh Terima 80 Bibit Pohon dari Distanbun Aceh untuk Program Penghijauan

Aceh Besar

Muhajir Resmi Jabat Plt Kadiskominfo Aceh Besar, Tekankan Soliditas dan Transformasi Digital

Aceh Besar

Kepala Dinas Pangan Aceh Apresiasi Keberhasilan Program Minapadi Yayasan Halimon Al-Asyi

Aceh Barat

Bupati Tarmizi: Semua Anak Berhak Mendapatkan Akses Pendidikan yang Berkualitas

Pendidikan

Disdik Aceh Tegaskan Tidak Ada Biaya Pendaftaran Ulang SPMB 2025