Home / Banda Aceh

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:23 WIB

FRN Aceh Kecam Penahanan Jurnalis RI oleh Israel

mm Syaiful Anshori

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh, Syahbudin Padang. Dok. Ist

Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh, Syahbudin Padang. Dok. Ist

Banda Aceh – Wakil Ketua DPW FRN Fast Respon Counter Polri Nusantara Provinsi Aceh, Syahbudin Padang, mengutuk keras tindakan militer Israel yang menangkap empat jurnalis dan satu aktivis kemanusiaan asal Indonesia saat menjalankan misi kemanusiaan internasional.

Melalui press rilis resmi yang diterima, Kamis (21/5/2026), Syahbudin menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap kebebasan pers, hak asasi manusia, dan prinsip hukum internasional yang melindungi jurnalis di wilayah konflik.

Baca Juga :  Upaya Lestarikan Naskah Kuno, BALEQ DPRA susun RAQAN

“Penangkapan terhadap jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dan misi kemanusiaan adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan. Jurnalis memiliki hak untuk menyampaikan informasi kepada publik tanpa intimidasi maupun ancaman,” tegas Syahbudin Padang.

Menurutnya, penangkapan tersebut tidak hanya melukai insan pers Indonesia, tetapi juga menjadi ancaman nyata terhadap kebebasan informasi dunia internasional.

Dalam pernyataannya, Syahbudin juga mendesak Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri untuk segera mengambil langkah diplomasi tingkat tinggi guna memastikan keselamatan serta pembebasan para jurnalis dan aktivis kemanusiaan tersebut.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Aceh Luncurkan TKA, Fokus pada Peningkatan Mutu Pendidikan

“Kami meminta pemerintah bergerak cepat, melakukan upaya diplomatik internasional, dan memberikan perlindungan maksimal kepada warga negara Indonesia yang ditahan,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak seluruh organisasi pers, lembaga kemanusiaan, dan komunitas internasional untuk bersatu memberikan dukungan moral maupun advokasi hukum demi membebaskan para jurnalis Indonesia.

Baca Juga :  Pasokan Air Terganggu Akibat Banjir, Perumdam Tirta Daroy Salurkan Air Bersih ke Masjid-Masjid di Banda Aceh

Kasus ini menjadi perhatian dunia internasional setelah armada kemanusiaan yang membawa bantuan bagi warga sipil dilaporkan dicegat militer Israel di perairan internasional. Dalam insiden itu, sekitar seratus aktivis disebut diamankan, termasuk sejumlah jurnalis asal Indonesia.

Peristiwa tersebut menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk organisasi pers dan sejumlah tokoh di Indonesia.***

Editor: Amiruddin. MKReporter: Syaiful Anshori

Share :

Baca Juga

Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Salurkan Bantuan Tunai untuk 650 Fakir Uzur dan Lansia Miskin

Banda Aceh

Forkopimda Kota Banda Aceh Terbitkan Seruan Bersama Sambut Ramadhan 1447 H, Warga Diminta Jaga Ketertiban

Banda Aceh

Banda Aceh Experience Putar Ekonomi Rp7,62 Miliar, HUT Kota Jadi Motor Penggerak UMKM dan Pariwisata

Banda Aceh

Polda Aceh Mengajak Masyarakat Tenang, Pertamina : Pastikan Stok BBM Di Aceh Aman

Banda Aceh

Satpol PP WH Banda Aceh Tertibkan Wanita di Jembatan Pante Pirak, Patroli Malam Diperketat

Banda Aceh

Disdukcapil Banda Aceh Ikuti Asistensi LPPD 2025, Tunjukkan Komitmen Kinerja dan Pelayanan Prima

Banda Aceh

Ribuan Siswa Aceh Larut dalam Dzikir Serentak Peringati Hari Guru Nasional

Advetorial

Warga Serbu Pasar Murah Daging Meugang, Daging Subsidi Rp150 Ribu per Kilogram Laris Diburu