Home / News

Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:22 WIB

Hingga Triwulan II Serapan APBK Pidie 2021 Masih Rendah

mm Redaksi

Sekda Pidie, H.Idhami, S.Sos, M.Si

Sekda Pidie, H.Idhami, S.Sos, M.Si

NOA | Sigli – Sampai dengan akhir Juli 2021, serapan anggaran APBK Pidie masih rendah, sesuai data yang di Input hingga 31 Juli 2021 yang merupakan triwulan II, bahwa serapan APBK Pidie 2021 masih rendah pada setiap SKPK.

Padahal dampak dari rendahnya serapan anggaran ini bisa menghambat pertumbuhan ekonomi hingga melambatnya penurunan tingkat kemiskinan di Pidie, Provinsi Aceh.

Keterangan Kabag Administrasi Pembangunan (AP) Setdakab Pidie, Muhammad Rabiul, S.T.,M.T, kepada media ini bahwa ada empat SKPK yang anggarannya besar, tetapi serapan anggarannya rendah yakni, Dinas Pendidikan (Disdik), dimana DPA (Pagu) mencapai Rp444.139.057. 819, serapan anggaran baru mencapai 46,24 persen.

Kemudian Dinas Kesehatan, pagu mencapai Rp207.969.967.915 dan RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli Rp176.432.627.281, kedua SKPK ini juga realisasinya masih rendah.

Baca Juga :  Apresiasi Kinerja Polri, Komisi III DPR RI: Kapolri tidak Mencederai Hati Masyarakat

“Khususnya pada Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK), pagu Rp660.874.746.283, namun adanya penempatan dana hibah sekitar Rp 600 miliar lebih untuk dana Gampong, sehingga serapan anggaran melambat, jadi karena faktor tersebut, selain belanja Pegawai, Operasional dan belanja Modal, juga ditambah dengan penempatan dana Hibah Gampong,” ungkap Kabag Muhammad Rabiul.

Untuk serapan keuangan lebih besar, rinci Kabag, adalah Kantor Camat Geumpang mencapai 58 persen, antara lain untuk membayar Gaji ASN dan Operasional kantor. Sedangkan yang paling rendah serapan anggaran adalah Sekretariat Baitul Mal, dari pagu Rp8,84 miliar baru terserap 8,48 persen saja.

Sedangkan untuk kegiatan belanja Modal, sebut Kabag AP, Dinas Pertanian dan Pangan tertinggi realisasi fisik dan serapan anggaran.

“Rendahnya serapan anggaran setiap SKPK juga disebabkan data laporan dari instansi terkait tidak secara teratur melaporkan realisasi kegiatan, ini menjadi bahan evaluasi sebagai dasar dalam pengajuan dan pembahasan APBK Perubahan nantinya,” terang Kabag.

Baca Juga :  13 Pati Polri Mendapatkan Kenaikan Pangkat, Ini Daftarnya

Batas laporan Agustus pada 10 September ini, idealnya serapan anggaran harus mencapai 75 persen, sehingga tidak berpotensi menjadi Silpa, demikian Kabag AP.

Sementara, Sekda Pidie, H.Idhami, S.Sos, M.Si, kepada awak media, Jum’at (28/08/2021) sore mengatakan, serapan anggaran setiap SKPK pada akhir bulan Agustus 2021 akan mencapai 60 persen.

Menurut Sekda, terjadinya Refocusing anggaran berakibat terganggunya realisasi kegiatan, tetapi pihaknya terus pacu sehingga persentase realisasinya meningkat.

“Kita akan mengevaluasi semua SKPK terkait serapan anggaran. Evaluasi tersebut akan dilakukan dalam minggu ini, semua SKPK harus memacu kegiatan,” kata Sekda.

“Setiap SKPK akan menyampaikan kendala sehingga kita mengetahuinya, harus adan solusi alternatif untuk mempercepat serapan anggaran,” tegas Sekda H.Idhami lagi.

Baca Juga :  Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Tanamkan Panduan Kinerja Membuahkan Penghargaan

Data diperoleh media ini, APBK Pidie 2021 mencapai Rp2,1 trilyun, untuk belanja modal yang dilaporkan ke Bagian AP Setdakap Pidie oleh SKPK senilai Rp185,63 Milyar, terdiri dari 465 paket dana DAK/DAU/DOKA dengan nilai terkecil dari paket tersebut Rp50 Juta, yang tersebar di 23 Kecamatan dalam Kabupaten Pidie.

Untuk kegiatan terbesar dari sejumlah paket tender melalui LPSE Kabupaten Pidie, yaitu lanjutan (tahapan) pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli, Rp28,100 Milyar.

Diperoleh informasi juga bahwa, pada tahun depan Bagian Administrasi Pembangunan Setdakap Pidie akan menggunakan fasilitas Audio Visualisasi, guna mempermudah memaparkan secara visual laporan data, termasuk data sebaran paket pekerjaan di 23 Kecamatan. (AA)

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Polemik Mobil Dinas, Ketua Satgas Commando Independen: Yang Penting Sesuai Aturan

News

Sambut Idul Fitri, Gubernur Mualem Beri Santunan Meugang untuk Fakir Miskin

Daerah

Bank Aceh Memberikan Dividen Rp 2.590.456.799 Kepada Pemerintah Kota Banda Aceh

Nasional

Korlantas Polri Resmi Akhiri One Way Nasional Arus Mudik Lebaran, Fokus Pengamanan Idulfitri 2026

News

Belum Sebulan Menjabat Kapolsek KBJ, AKP Winarto Lakukan Aksi Tambal Jalan Bersama Personel

Daerah

Kemenag Aceh Besar-PWI Perkuat Kerjasama Publikasi

News

Bertepatan Malam Nuzulul Qur’an, Mualem Lauching Instruksi Gubernur untuk Wajibkan ASN dan Masyarakat Salat Fardhu Berjamaah 

News

Gubernur Aceh Bakal Terbitkan Edaran Tutup Toko Saat AzanÂ