Home / Politik

Jumat, 2 Agustus 2024 - 13:17 WIB

Irawan Abdullah Minta Pilkada Aceh 2024 Berlangsung Tanpa Saling Fitnah

mm Redaksi

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Irawan Abdullah. Foto: Net.

Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Irawan Abdullah. Foto: Net.

Banda Aceh – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Irawan Abdullah, meminta kepada semua pasangan calon, baik gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati atau wali kota/wakil wali kota agar tidak saling fitnah dalam mengikuti Pilkada 2024.

Para calon kepala daerah diharapkan menjaga nilai-nilai persatuan dan kesatuan serta kearifan lokal yang ada di Aceh.

Baca Juga :  Sulaiman dan Pengikutnya Deklarasi AKAR: Adun Mukhlis Unggul dalam Survei dan Simulasi

“Pesta demokrasi harus berjalan dengan baik tanpa ada hal-hal yang mengandung nilai-nilai fitnah antara satu calon dengan calon yang lain,” kata Irawan, Kamis, 1 Agustus 2024.

Irawan juga berharap semua pihak memperkuat nilai-nilai persatuan dan kesatuan antara sesama anak bangsa. Supaya perhelatan Pilkada dapat berjalan dengan aman, tertib dan terkendali.

Baca Juga :  KIP Aceh Diminta Segera Siapkan Berkas Administrasi Pelaporan ke DPRA untuk Usulan Pelantikan Gubernur Aceh

“Pilkada 2024 merupakan ajang demokrasi pemilihan kepala daerah mulai tingkat gubernur, wali kota dan bupati seluruh Indonesia, jadi faktor keamanan dan kenyamanan harus diutamakan,” kata Irawan.

Oleh karena itu, Irawan meminta kepada para calon kepala daerah dan tim sukses hindarilah hal-hal yang mengandung nilai-nilai perpecahan dan perbedaan-perbedaan pendapat.

Baca Juga :  Kapolres Aceh Timur Bersama Pj. Bupati Pantau Langsung Rapat Pleno PUSS Tingkat Kabupaten di Kantor KIP

“Sebab, perbedaan pilihan merupakan sebuah keniscayaan dalam demokrasi. Tapi perbedaan pendapat dapat menjurus kepada hancurnya persatuan dan kesatuan, ini harus kita hindari secara bersama-sama,” demikian Irawan.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Politik

Relawan Pribumi Pidie Nyatakan Sikap Siap Menang Pasangan Bustami-Fadhil

Politik

Kenapa Sarjani Abdullah-Alzaizi Umar Harus dipilih 

Politik

Larangan Pejabat Bersilaturahmi ke Rumah Mantan Wali Kota Terkesan Tidak Manusiawi

Daerah

Firman Soebagyo Pastikan Revisi UUPA Tetap Dijalur Helsinki

Aceh Barat Daya

Ketua Komisi IV Temukan Beberapa Perawat dan Guru Absen

Daerah

Polemik PJ Bupati/Walikota, Cut Intan: Jangan Jadikan Gender Sebagai Tameng Jika Tak Mampu

Politik

Erli Hasim Dorong Pemilu 2024 Bebas dari Politik Uang

Aceh Barat

Tunaikan Janji Kampanye, Bupati Aceh Barat Salurkan Bantuan BBM untuk Tukang Becak