Home / Daerah / Pemerintah / Peristiwa

Jumat, 16 Januari 2026 - 19:44 WIB

Jembatan Gantung Garuda Berdiri Kokoh Di Pidie Jaya

mm Redaksi

Warga korban bencana Banjir saat melintasi jembatan gantung  garuda yang baru selesai di bangun pasca bencana banjir di Dese Seunong, kecamatan Meurah Dua, kabupaten Pidie Jaya, Jumat (16/1/2026).(Foto : Farid Ismullah/NOA.co.id).

Warga korban bencana Banjir saat melintasi jembatan gantung garuda yang baru selesai di bangun pasca bencana banjir di Dese Seunong, kecamatan Meurah Dua, kabupaten Pidie Jaya, Jumat (16/1/2026).(Foto : Farid Ismullah/NOA.co.id).

Pidie Jaya – Jembatan Gantung Garuda sepanjang 150 meter kini berdiri kokoh di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dan menjadi akses transportasi penting bagi warga pascabencana banjir yang sempat mengisolasi sejumlah desa di wilayah tersebut.

“Jembatan yang menghubungkan Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, dengan Desa Seunong, Kecamatan Meurah Dua, itu disambut antusias masyarakat karena mempermudah mobilitas warga, termasuk anak-anak yang hendak bersekolah,” kata relawan Vertical Rescue Indonesia, Zian Mustaqin, dikutip Jumat (16/1/2026).

Baca Juga :  Kolaborasi TNI-Komdigi Pulihkan Infrastruktur Komunikasi di Provinsi Aceh

Sebelum jembatan tersebut dibangun, warga Desa Seunong yang berada di kawasan kaki bukit sempat terisolasi akibat banjir. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga mengungsi ke desa tetangga karena akses transportasi terputus.

Jembatan Gantung Garuda merupakan bantuan dari Kementerian Pertahanan yang dibangun sebagai bagian dari upaya pemulihan infrastruktur pascabencana. Proses pembangunan jembatan tersebut rampung dalam waktu sekitar 30 hari.

Baca Juga :  Tinjau Pemulihan Bencana di Pidie Jaya, Menko Polkam : ini beban kita semua

Jembatan berwarna hijau yang dihiasi kibaran bendera Merah Putih itu mulai dapat digunakan warga sejak Jumat (9/1/2026). Zian menyebutkan jembatan dapat berdiri kokoh berkat kerja sama berbagai pihak, mulai dari Kementerian Pertahanan, personel TNI Angkatan Darat, hingga relawan dari Vertical Rescue Indonesia.

“Jembatan ini bisa berdiri berkat kolaborasi dan kerja keras semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, anak-anak tampak antusias dan berlarian di atas jembatan tak lama setelah dibuka untuk umum. Meski aliran sungai di bawah jembatan cukup deras, warga merasa aman melintas karena konstruksi jembatan dinilai kuat dan stabil.

Baca Juga :  KRI Teluk Gilimanuk-531 Bawa Bantuan Logistik Menuju Aceh

Keberadaan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga sehari-hari serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di Pidie Jaya pascabencana.

“Jembatan ini berdiri sebagai hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” kata Zian.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Pemerintah

Pembukaan PON XXI Sukses, Pj Gubernur Sampaikan Terima Kasih Kepada Presiden Jokowi

Daerah

Sesosok Ibnu Khatab Dipinang Peureute Gabthat Aceh Maju Calon Legislatif DPR Aceh

Hukrim

Jaksa Agung Bersyukur KPK Ikut Benahi Kejaksaan

Aceh Utara

Gubernur Aceh Mualem Gelar Rapat Darurat Penanganan Banjir Aceh Utara: Bantuan Diminta Segera Disalurkan

Daerah

Dua Kasus Korupsi di Pidie Tuntas, Perumda Tahap ke empat

Daerah

Kejati Aceh Gelar Syukuran Sederhana Peringati Hari Bhakti Adhyaksa Ke-63

Aceh Besar

Musrenbang RKPD 2027 Kuta Cot Glie Digelar, Pemkab Aceh Besar Fokus Turunkan Kemiskinan dan Stunting

Aceh Timur

HUT RI Ke-79 Di Aceh Timur Berjalan Lancar