Home / Pemerintah Aceh

Senin, 18 Agustus 2025 - 19:43 WIB

Kak Na, Sambut Pelukan Hangat Syakira, Bocah Istimewa di Pawai Kemerdekaan RI ke-80

mm Redaksi

Kak Na, Sambut Pelukan Hangat Syakira, Bocah Istimewa di Pawai Kemerdekaan RI ke-80. Foto: Ist

Kak Na, Sambut Pelukan Hangat Syakira, Bocah Istimewa di Pawai Kemerdekaan RI ke-80. Foto: Ist

Banda Aceh – Ketua TP PKK Aceh Marlina Usman, tak dapat menyembunyikan rasa harunya, saat siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) CD YPAC Banda Aceh melintas panggung kehormatan Pawai Kemerdekaan RI ke-80, yang berada di depan Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (18/8/2025).

Dengan sifat keibuannya, wanita yang akrab disapa Kak Na itu langsung menuruni panggung dan menyapa para siswa istimewa. Bersama Kak Na, Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh Mukarramah, Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh Malahayati, juga turut mendampingi.

Syakira, salah satu bocah istimewa kelas 10 langsung menyambut dengan senyum ramah, tanpa suara. Tawanya mengembang ramah, tanpa aba-aba, Syakira langsung memeluk hangat first lady Aceh itu.

Baca Juga :  Plt Sekda Aceh: Masukan BPK Sarana Kami Berbenah

Kak Na pun langsung membalas pelukan hangat Syakira, matanya berkaca-kaca, senyumnya mengembang. Tak ingin kehilangan momen haru tersebut, para juru poto langsung mengabadikan suasana hangat di tengah ribuan mata warga yang memadati jalanan di depan Meuligoe Gubernur Aceh.

Syakira tampil sangat luar biasa hari ini. Dengan gaun putih, biru muda dan merah muda berbahan dasar tali rapia. Sebuah mahkota yang menghiasi kepalanya pun semakin membuatnya lebuh cantik dan mempesona.

“Luar biasa, semangat anak-anak istimewa Aceh, dengan segala kelebihan dan kekurangan, mereka tetap unjuk kreasi turut memeriahkan HUT RI. Apresiasi kami untuk para siswa istimewa dan seluruh sisa serta sekolah dan semua pihak yang telah turut memeriahkan dan menyukseskan kegiatan ini,” ujar Kak Na usai kegiatan.

Baca Juga :  Disdik Aceh Dorong Prestasi Siswa OSN Lewat Kelas Lanjutan dan Komunitas Belajar

Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke-80 berlangsung meriah dengan gelaran Pawai Kemerdekaan.

Seluruh sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA turut memeriahkan Pawai Kemerdekaan. Masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya pun turut menyaksikan kemeriahan parah kemerdekaan tahun ini.

Antusiasme warga terlihat sejak pukul 7.30 WIB, ribuan masyarakat tumpah-ruah di sisi jalan yang dilalui para siswa peserta pawai kemerdekaan.

Baca Juga :  Wagub Fadhlullah Serahkan SK Plt Sekda Aceh untuk Alhudri dan Lantik 47 Pejabat Fungsional

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, rute pawai tahun ini berubah. Para peserta memulai start di Stadion Harapan Bangsa Lhong Raya, melintasi jalan Sultan Malikul Saleh, menuju Jalan Hasan Saleh, melintasi Meuligoe Gubernur dan Masjid Raya Baiturrahman dan finish di Taman Sari.

Turut menyambut para peserta pawai di panggung kehormatan, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Ayi Supriatna, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh T Mirzuan serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh Akkar Arafat serta sejumlah pejabat lainnya.

Editor: Redaksi

Share :

Baca Juga

Berita

PWI Aceh: Anggaran Iklan Rp71,7 Miliar Penting untuk Menyelamatkan Media Lokal Pascabencana

Pemerintah Aceh

Pemprov Aceh Ajak Masyarakat Ramaikan Penutupan Aceh Ramadhan Festival di Masjid Raya Baiturrahman

Advetorial

Koleksi 200 Ribu Judul, Pustaka Wilayah Aceh Masih Jadi Pilihan Utama

News

Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh Tegaskan Komitmen Bersih, Transparan, dan Pro-Rakyat 

Daerah

Gubernur Muzakir Manaf Resmi Lantik H. Sibral Malasyi dan Hasan Basri Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya 

Advetorial

Sosialisasi Qanun Penyelenggaraan Perpustakaan, DPKA Dorong Penguatan Literasi dan Tata Kelola Perpustakaan di Aceh

Nasional

Menko Polkam Djamari Chaniago Disambut Peusijuek Setibanya di Aceh, Mulai Kunker Dua Hari

Advetorial

Rakornis Kearsipan dan Perpustakaan se-Aceh 2025: Dorong Digitalisasi dan Literasi Berbasis Data