Aceh Barat Daya – Aktivitas belanja dan transaksi meningkat menjelang Idul Fitri. Oknum tidak bertanggung jawab sering manfaatkan situasi ini untuk berbagai bentuk penipuan.
Pihak kepolisian imbau masyarakat lebih waspada terhadap modus kejahatan yang muncul saat Lebaran.
Kapolres Aceh Barat Daya AKBP Agus Sulistianto, S.H., S.I.K. ungkapkan, menjelang Hari Raya biasanya terjadi peningkatan aktivitas ekonomi.
Masyarakat mulai berbelanja kebutuhan hingga lakukan transaksi keuangan online. Pelaku kejahatan sering manfaatkan kondisi ini untuk laksanakan aksi penipuan.
“Masyarakat harus lebih berhati-hati dan tidak mudah tergiur tawaran mencurigakan,” ujar AKBP Agus Sulistianto.
Salah satu modus yang kerap terjadi adalah penipuan flash sale atau promo harga murah. Pelaku menawarkan barang dengan harga sangat rendah di media sosial dan platform digital. Mereka kemudian arahkan korban lakukan transaksi di luar aplikasi resmi.
Masyarakat perlu pastikan transaksi dilakukan melalui platform e-commerce resmi. Keamanan pembayaran dapat terjamin dengan cara ini.
“Jika menemukan penawaran terlalu murah, masyarakat harus berhati-hati,” jelasnya.
Masyarakat juga diminta mewaspadai penipuan zakat dan donasi palsu. Modus ini sering muncul menjelang Idul Fitri. Pelaku mengatasnamakan lembaga amal atau sosial untuk minta transfer dana.
Kapolres menegaskan, masyarakat sebaiknya salurkan zakat dan donasi melalui lembaga resmi dan terpercaya.
“Jika ingin salurkan zakat atau donasi, pilih lembaga resmi seperti BAZNAS. Pastikan nomor rekening yang dituju benar sebelum transfer,” katanya.
Modus lain yang perlu diwaspadai adalah penipuan uang palsu. Pelaku berkedok jasa penukaran uang baru untuk keperluan Lebaran. Mereka menawarkan proses cepat, namun uang yang diberikan tidak terjamin keaslian.
Kapolres imbau masyarakat tukarkan uang baru hanya melalui bank resmi atau layanan Bank Indonesia.
“Jangan tergiur penawaran penukaran uang di pinggir jalan. Lebih aman jika lakukan di bank atau tempat resmi yang sudah ditentukan,” ujarnya
Phishing juga jadi modus yang perlu diwaspadai. Pelaku kirim tautan atau file aplikasi yang diklaim sebagai kartu ucapan Lebaran.
Jika korban unduh atau buka file tersebut, data pribadi dan akses perangkat bisa dicuri.
“Hati-hati jika menerima link atau file APK dari sumber tidak jelas,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat harus selalu cek kebenaran informasi sebelum transaksi. Pastikan keaslian akun media sosial atau website. Juga jangan bagikan kode OTP kepada siapapun.
“Kode OTP merupakan kunci keamanan transaksi digital. Jangan berikan kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku dari bank atau perusahaan,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat harus gunakan platform atau layanan digital yang terpercaya saat transaksi onlin
Kapolres Aceh Barat Daya ajak masyarakat segera laporkan jika menemukan indikasi penipuan atau tindak kejahatan lainnya.
“Apabila menemukan atau jadi korban tindak kejahatan, segera laporkan ke polisi atau hubungi 110,” ujarnya.
Editor: RedaksiReporter: Teuku Nizar











