Home / Daerah / Tni-Polri

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:26 WIB

Kapolres Aceh Tamiang Cek Mobil Terdampak Banjir, Bantah Isu Mayat di Dalam Kendaraan

mm Redaksi

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi bersama Dirbinmas Polda Aceh Kombes Donny Siswoyo memeriksa mobil-mobil yang terlantar akibat banjir di jalur utama hingga SPBU Tanah Terban, Senin (8/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi bersama Dirbinmas Polda Aceh Kombes Donny Siswoyo memeriksa mobil-mobil yang terlantar akibat banjir di jalur utama hingga SPBU Tanah Terban, Senin (8/12/2025). Foto: Dok. Istimewa

Kualasimpang — Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, bersama Dirbinmas Polda Aceh Kombes Donny Siswoyo, turun langsung menyisir dan memeriksa sejumlah mobil yang terlantar akibat terdampak banjir di sepanjang jalur utama hingga SPBU Tanah Terban, Senin (8/12/2025).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi berjalan aman sekaligus menanggapi isu yang beredar di masyarakat mengenai adanya mayat di dalam kendaraan-kendaraan tersebut.

Penyisiran dilakukan secara menyeluruh dengan memeriksa setiap kendaraan yang ditinggalkan pemiliknya saat banjir melanda. Pemeriksaan ini juga melibatkan puluhan personel guna memastikan seluruh titik terdeteksi secara akurat.

Baca Juga :  PT Solusi Bangun Andalas Meriahkan Bulan K3 Nasional 2025 Bersama Masyarakat di Car Free Day Banda Aceh

AKBP Muliadi memastikan bahwa isu tersebut tidak benar dan tidak ditemukan satu pun mayat dalam mobil sebagaimana diberitakan secara liar di media sosial.

“Setelah kita sisir dan cek sepanjang jalan hingga SPBU Tanah Terban, yang juga diikuti langsung awak media, tidak ada mayat dalam mobil. Isu bau menyengat yang disebarkan juga tidak ada. Jadi, itu tidak benar. Yang ada bau lumpur banjir,” tegasnya.

Baca Juga :  Aceh Utara Dapat 206 Unit Rumah Bantuan, Ini Pesan Pj Bupati

Ia juga menjelaskan bahwa banjir besar beberapa hari terakhir memang membuat sejumlah kendaraan terpaksa ditinggalkan pemiliknya, tetapi kondisi tersebut tidak sesuai dengan narasi menyesatkan yang berkembang.

Menurutnya, penyebaran informasi tanpa verifikasi dapat memicu kepanikan baru di tengah situasi bencana serta dapat mengganggu upaya-upaya penanggulangan yang sedang dilaksanakan semua pihak.

Baca Juga :  Apel Dansat TNI - AD 2025 Bahas Berbagai Issu Strategis

Muliadi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh kabar yang belum terkonfirmasi.

“Kami minta masyarakat bijak menyaring informasi. Setiap laporan dari warga akan langsung kami tindak lanjuti. Jangan sampai informasi hoaks memperkeruh keadaan ketika kita semua sedang fokus pada pemulihan,” ujarnya.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Petugas DLH Aceh Besar Rutin Mengangkut Sampah di Jalan Soekarno-Hatta Darul Imarah 

Daerah

Dirut Bank Aceh Dampingi Gubernur Aceh Kunjungi Bank Aceh Cabang Singkil, Pastikan Layanan Keuangan Tetap Aman

Daerah

Aceh Besar Aktif dalam Bimtek Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Daerah

KPT: Refleksi Kinerja PT BNA 2022

Daerah

LPJ Rp8,8 Miliar Tak Kunjung Diserahkan, Dua Kali Diingatkan Panwaslih Simeulue Tapi Mangkir

Tni-Polri

Tatap Muka Pangdam IM dengan Pimpinan Media Massa

Daerah

Pemulihan Pascabencana Aceh, Sekda Dorong Program Cash for Work dan Percepatan Rehab-Rekon

Daerah

Mantan Aktivis UIN Ar – Raniry, Misran SH Desak Komisioner KKR Yang Terlibat SPPD Fiktif Segera Mundur Demi Marwah Lembaga