Home / Daerah / Hukrim

Selasa, 11 Oktober 2022 - 12:55 WIB

Kejaksaan Negeri Aceh Selatan Musnahkan Barang Bukti dan Barang Rampasan

mm Redaksi

NOA | Aceh Selatan – Kejaksaan Negeri Aceh Selatan memusnahkan Barang Bukti (BB) dan Barang Rampasan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah periode Mei hingga Oktober 2022.

Pelaksanaan eksekusi pemusnahan barang bukti ini merupakan implementasi dari tugas dan kewenangan Jaksa selaku eksekutor yang berperan sebagai pelaksana putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara pidana (inkracht van gewijsde).

“Demikian hal tersebut disampaikan Kejari Aceh Selatan Heru Anggoro, SH, MH, didampingi unsur Forkopimda kepada wartawan usai pemusnahan digelar dihalaman kantor Kejari setempat, Selasa (11/10/2022).

Baca Juga :  Ombudsman RI Perwakilan Aceh Pantau Pelayanan Haji 2023

Dikatakan Kejari Heru, pemusnahan Barang Bukti dan Barang Rampasan ini sebagaimana telah diatur dalam pasal 1 angka 6 huruf a jo Pasal 45 ayat (4) Undang-undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Adapun eksekusi pemusnahan adalah barang bukti yang berasal dari Perkara Tindak Pidana Umum dan Perkara syariat yang telah diputus pengadilan dan telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara pidana (inkracht van gewijsde) pada periode bulan Mei 2022 sampai dengan Oktober 2022, terdiri dari 23 perkara tindak pidana narkotika, 1 perkara tindak pidana pelanggaran syari’at/qanun(Maisir),1 Perkara Penghinaan Bendera, 1 perkara Minyak dan Gas Bumi, 1 perkara Penganiayaan dan Sumber Daya Alam dan ekosistemnya.

Baca Juga :  Pj Gubernur Aceh Lantik Manajemen BPKS dan Direksi PT PEMA

Kemudian, Barang Bukti dan Barang Rampasan yang berasal dari Tindak Pidana Umum sebagai berikut:
1. Narkotika jenis sabu dengan berat 9,64 gram;
2. Ganja dengan berat 339,4 gram;
3. 1 buah sepatu Boat warna kuning Pudar;
4. 11 buah Handpone Android dari berbagai Merk, kata Kejari.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Asisten II Sekda Aceh Besar Hadiri Peringatan Hari Veteran ke-75 di Banda Aceh

Lebih lanjut Kejari Heru juga menyampaikan kegiatan pemusnahan barang bukti ini di lakukan bertujuan sebagai pelaksanaan Putusan Pengadilan guna melakukan Putusan Hukum dan sebagai upaya untuk menghindari adanya penyalahgunaan terhadap barang bukti yang tersimpan.

Pelaksanaan pemusnahan Barang Bukti dilaksanakan secara terbuka dan ditempat terbuka, sehingga masyarakat dapat melihat langsung apa saja barang bukti yang dimusnahkan, tutup Kejari Heru. (Mus)

Share :

Baca Juga

Daerah

Satlantas Polres Aceh Utara Edukasi Warga Tentang Keselamatan Berlalu Lintas

Daerah

UIN Ar-Raniry Siap Hadirkan Program Magister Internasional Studi Perdamaian dan Pembangunan

Daerah

DPRA Menetapkan Pansus Dan BKD Serta Penjadwalan Pelantikan Gubernur Aceh Terpilih

Daerah

Tanggapi Keluhan Nelayan, Ombudsman Turun ke Lapangan

Daerah

Haji Uma Pulangkan Remaja Aceh Laka Lantas di Tangerang

Daerah

Alami Patah Kaki, TNI AL Gunakan Helikopter Evakuasi Anak 9 Tahun ke KRI Soeharso

Daerah

Pj Gubernur Takziah ke Rumah Mantan Bupati Pidie dan Perempuan Satu Abad

Aceh Besar

Tingkatkan Pelayanan Publik, MPP Aceh Besar Tambah Instansi Baru