Home / Aceh Jaya / Berita

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Ketua RAPI Aceh Jaya Tekankan Kesiapan Anggota dan Kewaspadaan Masyarakat

mm Redaksi

Juanda (JZ 01 DDS), Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Aceh Jaya, Foto: Dok. Pribadi

Juanda (JZ 01 DDS), Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Aceh Jaya, Foto: Dok. Pribadi

Aceh Jaya – Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah Aceh Jaya, Juanda (JZ 01 DDS), mengimbau seluruh anggota RAPI agar meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam menghadapi musim penghujan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

Imbauan tersebut disampaikan Juanda sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir, angin kencang, tanah longsor, hingga pohon tumbang yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun jaringan komunikasi di wilayah Aceh Jaya.

“Kami meminta setiap anggota memastikan seluruh perangkat komunikasi, seperti radio HT maupun mobile, baterai, aki, charger, antena, serta perlengkapan pendukung lainnya dalam kondisi siap digunakan setiap saat,” ujar Juanda kepada Noa.co.id, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Umumkan 48 Proyek Strategis Daerah Tahun 2025 Secara Terbuka Lewat SIRUP

Selain memastikan kesiapan peralatan komunikasi, Juanda meminta seluruh anggota RAPI terus memantau perkembangan cuaca dan situasi di wilayah masing-masing. Menurutnya, setiap informasi mengenai potensi bencana harus segera dilaporkan melalui jaringan komunikasi RAPI agar dapat diteruskan dengan cepat kepada instansi terkait sebagai langkah awal penanganan.

Juanda juga mengimbau masyarakat Aceh Jaya agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat dalam beberapa hari terakhir wilayah tersebut diguyur hujan yang disertai angin kencang. Kondisi cuaca tersebut dinilai berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, maupun genangan di sejumlah titik rawan.

Baca Juga :  Diskominsa Aceh Hadiri Rakor Evaluasi Urusan Kominfo dan Persandian Ditjen Bina Bangda Kemendagri

“Masyarakat kami imbau agar tetap waspada dan peka terhadap perubahan cuaca maupun tanda-tanda alam. Jangan menunggu bencana terjadi. Apabila melihat adanya potensi bahaya, segera lakukan langkah antisipasi dan laporkan kepada aparat desa, BPBK, atau melalui jaringan komunikasi RAPI agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Ia menambahkan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Karena itu, warga diimbau menghindari aktivitas di lokasi yang rawan bencana, seperti bantaran sungai, lereng perbukitan, maupun berada di bawah pohon besar saat hujan lebat disertai angin kencang.

Di sisi lain, Juanda mengajak seluruh anggota RAPI untuk terus memperkuat koordinasi, menjaga kekompakan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, keberadaan RAPI sebagai mitra pemerintah memiliki peran penting dalam mendukung komunikasi kebencanaan dan penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sejarah Baru di Aceh Jaya, Dra. Salbiah Jadi Kadis PUPR Perempuan Pertama

Juanda menegaskan, RAPI Wilayah Aceh Jaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan personel dan peralatan guna mendukung penanganan bencana serta memberikan pelayanan komunikasi yang cepat, tepat, dan andal bagi masyarakat. Dengan kesiapsiagaan seluruh anggota dan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, diharapkan dampak bencana hidrometeorologi dapat diminimalkan melalui respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Editor: Amiruddin. MKReporter: Sanusi

Share :

Baca Juga

Aceh Jaya

Pemkab Aceh Jaya Terima Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub RI

Aceh Jaya

Bupati Aceh Jaya Lantik 125 ASN, Enam Camat Baru Resmi Dikukuhkan

Berita

Aceh Bergerak Latih 50 Perempuan Kuasai Kreator Digital Kolaborasi dengan Paragon

Aceh Jaya

Sempat Naik, Harga Sembako di Pasar Lamno Aceh Jaya Kembali Stabil

Berita

Pemuda Aceh Desak Pemerintah Usulkan Tengku Hasan di Tiro Jadi Pahlawan Nasional

Aceh Jaya

Anak PAUD Lhok Kruet Unjuk Bakat, Bunda PAUD Aceh Jaya Beri Apresiasi

Berita

Kemala Run 2026 di Bali, Ukir Rekor Terbaik Sepanjang Sejarah

Aceh Jaya

4.000 Warga Aceh Jaya Terdampak Krisis Air Bersih Akibat Kemarau