Home / Daerah / Internasional / Peristiwa

Selasa, 22 Oktober 2024 - 22:00 WIB

KPMA mendukung langkah Menko Polkam Fokus Atasi Masalah Rohingya dan Judi Online

Farid Ismullah

Koordinator Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Aceh, Marisi Saputra. (Foto : Dok.Farid Ismullah/NOA.co.id).

Koordinator Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Aceh, Marisi Saputra. (Foto : Dok.Farid Ismullah/NOA.co.id).

Banda Aceh – Koordinator Koalisi Pemuda dan Mahasiswa Aceh, Marisi Saputra mendukung sepenuhnya langkah Menko Polkam Budi Gunawan Khususnya peran Indonesia dalam menangani permasalahan Rohingya, Selasa.

“Kami Mendukung sepenuhnya langkah Pak Menko Polkam Budi Gunawan Khususnya peran Indonesia dalam menangani permasalahan Rohingya,” Kata Marisi (22/10/1024).

Dikutip dari viva.co.id, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Budi Gunawan sebagai Menteri Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI pada Senin, 21 Oktober 2024. Budi Gunawan memiliki sejumlah program prioritas di luar negeri, yaitu salah satunya menangani kasus Rohingya di Myanmar.

Baca Juga :  Kapendam IM Klarifikasi Berita LBH dan Media Online AJNN Terkait Kasus Kematian Warga Aceh Timur

“Kalau untuk luar negeri ada beberapa yang menjadi prioritas. Khususnya peran Indonesia dalam menangani permasalahan Rohingya,” kata Budi Gunawan kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam RI, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Oktober 2024.

Baca Juga :  DPD PAN Aceh Keluarkan Rekomendasi Kepada Sejumlah Cakada Cawakada Pilkada 2024

Dalam penanganannya, Budi Gunawan akan mencoba memecahkan masalah-masalah yang selama ini terjadi di kasus Rohingya. Terlebih, kata dia, negara ASEAN belum bisa menguraikan masalah tersebut.

“Kita akan nanti coba mengurai sumbatan-sumbatan apa selama ini, karena selama ini kita tahu di ASEAN kan belum bisa masuk ya,” ujarnya.

Baca Juga :  Anggota Komisi III DPR-RI mengapresiasi Kemenkumham Aceh dalam menangani pengungsi Rohingya

Selain kasus Rohingya, Budi Gunawan juga bakal mempererat hubungan kerja sama Indonesia dengan negara lain. Salah satu caranya yaitu melakukan penanganan di negara Pulau Pasifik.

“Yang kedua penanganan-penanganan negara Pulau Pasifik, Pasifik Selatan, karena kita ingin menjadi tetangga yang baik dan kita ingin agar hubungan kepada indonesia ini semakin kuat untuk NKRI,” tutur dia.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Daerah

Sejumlah Perusahaan Pers di Aceh Terima Sertifikat Keanggotaan SPS

Daerah

Program Makan Bergizi Gratis Simeulue Disambut Positif, Dorong Ekonomi Lokal

Hukrim

Presiden Prabowo Respons Kasus Meninggalnya Diplomat Kemlu

Daerah

Sertijab Kalapas Lhoksukon, Kakanwil Meurah Tekankan Kolaborasi dan Integritas  

Daerah

Disdik Aceh Umumkan Mekanisme Seleksi PPDB SMA Berasrama Tahun Ajaran 2025/2026

Aceh Barat

Aidil Firmansyah Terpilih Sebagai Ketua Prima DMI Aceh Barat

Advetorial

Almuniza Temui Konsul Jenderal Malaysia dan Kadisbudpar Sumut di Medan, Ini Hasilnya

Daerah

Warga Temukan Granat Tangan di Desa Durung Aceh Besar