Home / Daerah / Peristiwa

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:12 WIB

KRI Banjarmasin-592 Selamatkan 12 ABK Terbalik di Laut Arafura

mm Redaksi

Kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Banjarmasin-592 saat lakukan pencarian dan penyelamatan kapal ikan KM Putra Kwantan, Senin Malam (19/1/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

Kapal perang TNI Angkatan Laut KRI Banjarmasin-592 saat lakukan pencarian dan penyelamatan kapal ikan KM Putra Kwantan, Senin Malam (19/1/2026). (Foto : NOA.co.id/HO-Dispenal).

Jakarta – Salah satu unsur dari jajaran TNI Angkatan Laut yaitu KRI Banjarmasin-592 berhasil melaksanakan operasi Search and Rescue (SAR) terhadap kapal ikan KM Putra Kwantan yang mengalami kecelakaan laut di Perairan Laut Arafuru, Senin malam (19/1).

Berdasarkan keterangan resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) yang diterima Kantor Berita NOA.co.id, Selasa (20/1), Kejadian bermula saat KRI BJM-592 menerima informasi melalui radio dari KM Jaya Sejahtera 66 terkait adanya kapal ikan KM Putra Kwantan yang terbalik di Perairan Laut Arafuru.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, Komandan KRI BJM-592 segera memerintahkan kapal untuk bergerak menuju lokasi kejadian, serta melaksanakan koordinasi dengan Port Control Freeport dan Lanal Timika,” Tulis Dispenal dalam keterangannya.

Baca Juga :  Menko Polkam Apresiasi Langkah Tegas TNI AL Gagalkan Penyeludupan Narkoba di Batam

Selanjutnya, Setibanya di lokasi, KRI BJM-592 mendapatkan kontak visual KM Putra Kwantan yang telah terbalik, dengan 12 orang Anak Buah Kapal (ABK) yang bertahan di atas badan kapal dalam kondisi cuaca buruk, gelombang tinggi, serta angin kencang, bahkan sebagian besar ABK tidak menggunakan alat keselamatan diri.

Upaya evakuasi sempat mengalami kendala akibat kondisi laut yang tidak bersahabat, termasuk percobaan penurunan RHIB yang harus dibatalkan demi keselamatan personel. Dengan pertimbangan situasi darurat dan kondisi bangkai kapal yang semakin tenggelam, Komandan KRI BJM-592 mengambil keputusan taktis dengan menempelkan lambung kanan kapal perang ke bangkai kapal untuk melaksanakan evakuasi secara langsung.

Baca Juga :  Wakili Pj Bupati, Asisten I Pimpin Rapat Penyusunan Pedoman Tata Naskah Dinas

Melalui pintu pandu dan Tangga Yakob lambung kanan KRI BJM-592, seluruh 12 ABK KM Putra Kwantan berhasil dievakuasi dengan selamat. Para korban selanjutnya mendapatkan perawatan medis, pemeriksaan kesehatan, serta penanganan pasca trauma oleh Tim Medis KRI BJM-592.

Usai proses evakuasi, KRI BJM-592 melanjutkan pencarian terhadap 1 ABK yang masih dinyatakan hilang berdasarkan keterangan nahkoda kapal. Namun upaya pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, sehingga kapal melaksanakan peran jangkar.

Baca Juga :  KRI Teluk Gilimanuk-531 Bawa Bantuan Logistik Menuju Aceh

Keberhasilan gerak cepat SAR yang dilakukan merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan tugas kemanusiaan, sekaligus implementasi peran TNI AL dalam menjaga keselamatan pelayaran dan memberikan pertolongan cepat kepada masyarakat maritim di wilayah perairan Indonesia dimana hal ini sesuai dengan penekanan dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. TNI AL akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mendukung proses evakuasi lanjutan serta penanganan medis terhadap para korban selamat.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kapendam IM Klarifikasi Berita LBH dan Media Online AJNN Terkait Kasus Kematian Warga Aceh Timur

Daerah

Ombudsman Ingatkan Optimalisasi Tata Kelola SP4N-Lapor!

Daerah

Delapan Paket Tender tayang di LPSE Aceh Singkil disaat polemik Empat Pulau

Daerah

Menko Polkam Apresiasi Kinerja Kru Pesawat Pengiriman Logistik Bencana

Daerah

Pemakaman Wadansat Brimob Polda Sumbar, dipimpin Kapolresta Banda Aceh

Daerah

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh

Aceh Timur

9 Terpidana Judi Online Di Aceh Timur Dicambuk 

Daerah

Pj Gubernur Takziah ke Rumah Mantan Bupati Pidie dan Perempuan Satu Abad