Home / Aceh Besar / Daerah

Rabu, 7 Agustus 2024 - 21:56 WIB

Wakili Pj Bupati, Asisten I Pimpin Rapat Penyusunan Pedoman Tata Naskah Dinas

mm Redaksi

Asisten I Setdakab Farhan AP memimpin rapat pembahasan tentang Pedoman tata naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, bertempat di Ruang Aula Bukhari Daud, Kota Jantho, Rabu (07/08/2024). Foto: Mc Aceh Besar.

Asisten I Setdakab Farhan AP memimpin rapat pembahasan tentang Pedoman tata naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, bertempat di Ruang Aula Bukhari Daud, Kota Jantho, Rabu (07/08/2024). Foto: Mc Aceh Besar.

Kota Jantho – Pejabat (Pj) Bupati Muhammad Iswanto SSTP, MM diwakili Asisten I Setdakab Farhan AP memimpin rapat pembahasan tentang Pedoman Tata Naskah Dinas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, bertempat di Ruang Aula Bukhari Daud, Kota Jantho, Rabu (07/08/2024).

Pada kesempatan tersebut, Farhan AP menyampaikan, komponen penting dalam ketatalaksanaan pemerintah adalah administrasi umum. Karena, Tata Naskah Dinas merupakan salah satu unsur administrasi umum yang meliputi pengaturan tentang jenis dan penyusunan naskah dinas.

“Seperti, penggunaan lambang negara, logo, cap dinas serta penggunaan bahasa yang baik dan benar,” katanya.

Farhan menyebutkan, untuk tertibnya administrasi tata naskah dinas pada instansi pemerintah, maka setiap instansi pada pemerintah daerah telah diatur dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 1 tahun 2023.

Baca Juga :  Polres Aceh Selatan Amankan Pemakai sekaligus Pengedar Sabu

“Oleh karenanya Peraturan Bupati nomor 39 tahun 2021 tentang Pedomam Umum Tata Naskah dinas di lingkungan Pemkab Aceh Besar sudah tidak sesuai lagi dan perlu dilakukan penyesuaian,” sebutnya.

Ia menambahkan, sehubungan dengan tata naskah dinas di lingkungan instansi pemerintah, sebelumnya Pemkab sudah memiliki Peraturan Bupati Aceh Besar nomor 39 tahun 2021, yang mana dalam penyusunan berdasarkan pada peraturan Arsip Nasional Nomor 5 Tahun 2021 tentang Pedoman Umum Tata Naskah Dinas. Namun, dengan berlakunya Permendagri no 1 tahun 2023, maka Perbup no 39 tahun 2021 tidak sesuai lagi dan perlu dilakukan revisi atau perubahan kembali.

Baca Juga :  Terima Sertifikat Dewan Pers, FA NEWS Resmi Terverifikasi Administrasi dan FaktualĀ 

“Sebab, dalam Perbup Tata Naskah Dinas kita, ruang lingkup pengaturannya masih sangat terbatas dan tidak seluas dengan ruang lingkup berdasarkan Permendagri no 1 tahun 2023. Maka dari itu kita harus sesuaikan kembali,” tambahnya

Sementara itu, Kabag Organisasi Setdakab Aceh Besar Syahrizal, SH mengatakan, dengan berlakunya Permendagri nomor 1 tahun 2023 tentang Pedoman Tata Naskah Dinas di lingkungan instansi pemerintah daerah.

Maka, Setelah dikoreksi bersama, ternyata masih banyak yang harus dilakukan penyesuaian dengan mengikuti Peraturan Mendagri No 1 tahun 2023 untuk Pedoman Tata Naskah Dinas tersebut.

Baca Juga :  Pj Bupati bersama Forkopimda Aceh Besar Ikuti Zoom Meeting Rakor Pengendalian Inflasi

Selain itu, sesuai dengan ketentuan hukum Permendagri Nomor 80 tahun 2015, setiap produk hukum daerah harus dilakukan pembahasan terlebih dahulu oleh tim yang ditunjuk dengan SK Bupati, sebelum dilakukan fasilitasi oleh biro hukum Provinsi.

“Jadi, pembahasan pada hari ini, selain menindaklanjuti dari ketentuan hukum Permendagri, sehingga dalam penyusunan peraturan Bupati (Perbup) ini mendapatkan masukan atau ide-ide dari kepala OPD untuk kesempurnaan Perbup Tata Naskah Pemerintah Kabupaten Aceh Besar itu sendiri,” pungkasnya.

Turut hadir dalam acara itu, Sekretaris Inspektorat Aceh Besar, Kasubbag Umum, Sekretaris Disdukcapil, Kabid pengelola, Kabid pengelola Komunikasi Publik Kominfo, Sekretaris MPU, Kasubbag umum Dinsos, Kabid PAUD/PNF.

Editor: Amiruddin MK

Share :

Baca Juga

Daerah

WALHI Aceh Tunggu Realisasi 20 Ribu Hektar Lahan untuk Konservasi Gajah

Daerah

Prabowo Tunjuk Mendagri Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana

Daerah

Ketua Dekranasda Aceh Barat Dorong Perajin Lokal Naik Kelas di Rakor dan Pameran Kriya Unggulan Aceh

Aceh Besar

Diskominfo Aceh Besar Gelar Bimtek Aplikasi e-Office Gampong

Aceh Besar

Syech Muharram Sebut Warga Aceh Besar Sangat Terbantu dengan Digitalisasi Trans Koetaradja

Daerah

500 Lebih Warga Simeulue Gagal Lolos PPPK Paruh Waktu, DPRK Kritik Pemerintah Abai

Daerah

Pangdam IM Imbau Masyarakat Aceh Bijak Gunakan Media Sosial Pasca Pemungutan Suara

Aceh Besar

Pj Bupati Aceh Besar Buka Bimtek Guru Utama Revitalisasi Bahasa Aceh untuk Tunas Bahasa Ibu