Home / Pendidikan

Selasa, 25 November 2025 - 20:20 WIB

Kuliah Umum “Kontribusi Al Washliyah dalam Penguatan Riset dan Produk Halal” Hadirkan Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah di Banda Aceh

mm Redaksi

Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah, Dr. Masyuril Khamis, saat menyampaikan kuliah umum tentang kontribusi Al Washliyah dalam penguatan riset dan produk halal di Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh, Selasa (25/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Ketua Umum PB Al Jam’iyatul Washliyah, Dr. Masyuril Khamis, saat menyampaikan kuliah umum tentang kontribusi Al Washliyah dalam penguatan riset dan produk halal di Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh, Selasa (25/11/2025). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Universitas Al Washliyah Darussalam Banda Aceh menggelar kuliah umum bertajuk “Kontribusi Al Washliyah dalam Penguatan Riset dan Produk Halal”, Selasa (25/11/2025) bakda Ashar. Acara ini menghadirkan Dr. Masyuril Khamis, S.H., M.M., Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, sebagai pemateri utama.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusias ini dibuka dengan kata sambutan oleh Rektor Universitas Al Washliyah Darussalam, Dr. Yusra Jamali, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmen universitas untuk terus memperkuat peran akademik dalam pengembangan riset halal yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Tidak Ada Pemangkasan, Dinas Pendidikan Aceh Salurkan Beasiswa Yatim Sesuai SK Gubernur

“Universitas Al Washliyah Darussalam bertekad menjadi pusat unggulan riset halal di Aceh. Kehadiran Ketua Umum PB Al Washliyah hari ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring, memperkuat kompetensi, dan mendorong kolaborasi strategis dalam dunia riset serta industri halal,” ujar Dr. Yusra Jamali.

Memasuki sesi kuliah umum, Dr. Masyuril Khamis memaparkan kontribusi Al Washliyah dalam membangun ekosistem riset halal, mulai dari penguatan lembaga pendidikan, peningkatan kapasitas peneliti, hingga dukungan terhadap UMKM halal. Ia menekankan bahwa Al Washliyah memiliki tanggung jawab besar sebagai organisasi pendidikan dan dakwah untuk turut memperkokoh posisi Indonesia sebagai pusat halal dunia.

Baca Juga :  Terkait Pelaporan Oknum Wartawan, Kadisdik Aceh Dukung Kepala SMA Aceh Utara Tempuh Jalur Hukum

“Penguatan riset dan produk halal bukan sekadar tuntutan zaman, tetapi juga bagian dari ikhtiar besar Al Washliyah dalam menjaga kemaslahatan umat. Kita harus mencetak peneliti, inovator, dan pelaku industri yang mampu bersaing secara global,” jelasnya.

Dr. Masyuril juga menyoroti perlunya kolaborasi antara universitas, pemerintah, pelaku industri, dan lembaga sertifikasi halal agar lahir inovasi yang tepat guna, mulai dari produk pangan, kosmetik, farmasi, hingga teknologi pengolahan halal.

Baca Juga :  Kadisdik Aceh, Kolaborasi SMK dan Industri Kunci Lulusan Siap Kerja, Sertifikasi Guru Jadi Prioritas

Peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, peneliti, serta pegiat industri halal tampak antusias mengikuti jalannya acara. Sesi dialog interaktif berlangsung hidup dengan berbagai pertanyaan seputar peluang riset halal, kerja sama akademik, hingga strategi menghadapi dinamika industri halal global.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi Universitas Al Washliyah Darussalam untuk terus memperluas kontribusi dalam dunia riset halal, serta menguatkan peran Al Washliyah sebagai pionir pemberdayaan umat melalui ilmu pengetahuan dan teknologi.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Aceh Barat Daya

Hadiri HUT, Kadisdikbud Abdya Apresiasi SMP Negeri 1 Blangpidie 

Pendidikan

Masuk Finalis Mengajar APBN, Gubernur Apresiasi Guru SMKN 1 Peusangan Bireuen

Pendidikan

Disdik Aceh Gelar Lomba Aceh Marching Band Championship-VI Tahun 2021

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Lepas Mahasiswa UTU untuk Program Pemulihan Pascabencana 2026

Pendidikan

Langkah Inspiratif Guru SMAN 1 Kuala, dari Bireuen ke Yunnan, Gali Ilmu Pendidikan Modern di Negeri Tirai Bambu

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh Lantik 201 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Perkuat Kepemimpinan Pendidikan Daerah

Daerah

Hingga akhir 2024, Gaji 1.622 Guru di Pidie Jaya Belum dibayarkan

Pendidikan

SMAN 14 Iskandar Muda Santuni Wali Murid