Home / Hukrim / Sport

Rabu, 11 September 2024 - 17:38 WIB

Menpora : Semua hal yang dilaporkan terkait keluhan Pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut Pasti dikordinasikan

mm Redaksi

Presiden Joko Widodo (Pertama Kiri) didampingi oleh Menpora Dito Ariotedjo (Tengah) bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia kontra Australia dalam lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (foto:bagus/kemenpora.go.id).

Presiden Joko Widodo (Pertama Kiri) didampingi oleh Menpora Dito Ariotedjo (Tengah) bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir (kanan) menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia kontra Australia dalam lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 (foto:bagus/kemenpora.go.id).

Banda Aceh – Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, melaporkan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 ke Badan Reserse Kriminal Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu.

“Kebetulan Kejagung dan Bareskrim polri menjadi Satgas pendampingan tata kelola penyelenggaraan PON dalam Keppres no 24 tahun 2024 dan semua hal yang dilaporkan terkait keluhan pelaksaan pasti dikordinasikan,” Kata Menpora, Dito Ariotedjo dalam keterangan tertulis Kepada Kantor Berita NOA.co.id, 11 September 2024.

Baca Juga :  Diduga Lakukan Penambangan Secara Ilegal, 7 WNA Diamankan Polisi

Sebelumnya, Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) hingga saat ini belum menerima laporan terkait dugaan penyelewengan dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh dan Sumatra Utara, Rabu.

“Hingga saat ini belum ada (laporan terkait dengan dugaan penyelewengan penyelenggaraan Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 di Aceh dan Sumatra Utara),” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar saat dihubungi Kantor Berita NOA.co.id, 11 September 2024.

Baca Juga :  Jelang PON 2024, Pemerintah Diminta Tertibkan Gepeng di Banda Aceh

Dikutip dari Kontan.coid, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengaku menerima laporan terkait dugaan penyelewengan dana acara PON XXI 2024 di Aceh dan Sumatra Utara

Menpora pun berencana melaporkan dugaan penyelewengan dana tersebut ke Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri pada Rabu (11/9/2024).

Baca Juga :  DPO Polres Langsa Sejak 2019, Akhirnya Manok Ditangkap di Aceh Timur 

“Hari ini kami proses resmi ke Kejaksaan dan Bareskrim terkait dugaan atau potensi penyelewengan penyelenggaraan PON XXI 2024 di daerah Sumut dan Aceh,” kata Menpora, saat dihubungi wartawan, Rabu (11/9/2024).

Menpora juga mengatakan pihaknya ingin mendapatkan pendampingan dari Kejaksaan Agung dan Bareskrim untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Setelah adanya laporan-laporan, kami mohon pendampingan Kejaksaan dan Bareskrim,” ungkap dia.

Editor: Amiruddin. MK

Share :

Baca Juga

Hukrim

Operasi Antik Seulawah 2024, Polresta Banda Aceh Tangkap 19 Tersangka

Hukrim

INAFIS Satreskrim Polres Aceh Timur Lakukan Olah TKP Temuan Mayat di Peureulak Timur

Hukrim

Polisi Tangkap Pembobol Indomaret dan Pencuri Sepmor di Aceh Tenggara

Hukrim

Nikson Matuan, Tersangka Penembakan di Yalimo Diserahkan ke Kejaksaan Wamena

Hukrim

Kejati Kepri Sosialisasi Pencegahan TPPO kepada Aparatur dan Perwakilan Warga

Hukrim

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Sabu

Banda Aceh

Seribu Peserta Meriahkan Tarkam Fun Run 5K di Banda Aceh, Menpora RI Lepas Langsung di Car Free Day

Sport

Pemerintah Aceh Beri Apresiasi kepada BSI atas Kesiapan Menyambut PON XXI Aceh-Sumut 2024